Imbang Lawan Bali United, Semen Padang FC Bawa Pulang Satu Poin

- Semen Padang FC membawa pulang satu poin usai bermain imbang 3-3 melawan Bali United pada laga perdana putaran kedua Liga Super Indonesia 2025/2026 di Gianyar.
- Kabau Sirah unggul cepat lewat Angelo Meneses dan Jaime Giraldo, namun Bali United bangkit dan sempat berbalik unggul di babak kedua.
- Gol penyeimbang Ripal Wahyudi memastikan Semen Padang FC terhindar dari kekalahan.
Padang, IDN Times - Semen Padang FC sukses membawa pulang satu poin pada laga perdana putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026 saat menantang Bali United, Sabtu (24/1/2026). Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, duel kedua tim berlangsung sengit dan berakhir imbang dengan skor 3-3.
Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang FC sempat unggul lebih dulu. Namun, Bali United selaku tuan rumah mampu mengejar ketertinggalan, sehingga kemenangan yang sempat berada di tangan Semen Padang FC sejak awal laga akhirnya gagal dipertahankan hingga peluit akhir.
1. Semen Padang unggul 2 gol di babak pertama
Dimulainya babak pertama, Semen Padang FC langsung memberikan tekanan ke lini pertahanan Bali United untuk bisa mendapatkan keunggulan di awal laga. Upaya tersebut tidak sia-sia, Angelo Meneses berhasil menciptakan gol keunggulan bagi Semen Padang FC pada menit ke-5 dan berhasil mengungguli sang tuan rumah.
Tidak puas dengan keunggulan satu gol, anak asuh Dejan Antonic terus menggempur lini pertahanan Bali United untuk bisa mendapatkan tambahan gol untuk memperkokoh keunggulan. Jaime Giraldo berhasil menciptakan gol pada menit ke-12 dan menambah skor bagi Semen Padang.
Setelah menciptakan 2 gol tersebut, Semen Padang FC agak memperlambat tempo serangan, hingga Bali United bisa mendapatkan beberapa peluang untuk menembus lini pertahanan Kabau Sirah.
Beberapa peluang yang didapatkan oleh Laskar Tridatu masih belum bisa membobol gawang yang pada laga kali ini dijaga ketat oleh Rendy Oscario. Pertahanan Semen Padang FC yang ketat juga menyulitkan Bali United untuk mendapatkan gol.
Beberapa kali, Semen Padang FC masih mendapatkan kembali peluang untuk menciptakan gol baik dari serangan yang diatur dan juga bola-bola mati seperti korner dan tendangan bebas. Bali United juga memperoleh beberapa peluang untuk bisa mendapatkan gol dan memperkecil ketertinggalannya dari sang tamu yang sudah unggul terlebih dahulu.
Tapi, hingga wasit meniup pluit panjang tidak ada lagi gol yang tercipta, baik dari Bali United maupun Semen Padang FC dalam laga tersebut.
2. Babak kedua berlangsung sengit

Dimulainya babak kedua, Bali United mencoba beberapa serangan untuk bisa mendapatkan gol dan memperkecil ketertinggalannya dan menyusul sang tamu yang unggul 2 gol lebih dulu.
Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi masih jauh dari gawang yang dijaga oleh Rendy Oscario. Solidnya trio bek Semen Padang FC juga sulit untuk ditembus.
Menit ke-54, Upaya Bali United agar bisa mendapatkan gol untuk memperkecil ketertinggalannya dari tendangan yang dilesatkan oleh Jens Raven melalui umpan dari Thimej Gopel.
Usai gol tercipta, Rendy terpaksa harus ditandu keluar lapangan karena mengalami cedera pada kakinya dan digantikan langsung oleh Arthur Augusto yang biasanya berada di bawah mistar gawang Semen Padang FC.
Menit ke-60, Bagas Adi harus diganjar kartu kuning usai melanggar Firman Juliansyah tidak jauh dari kotak penalti yang memberikan peluang untuk terciptanya sebuah gol.
Tendangan bebas yang dieksekusi oleh Irsyad Maulana melambung tinggi di depan gawang yang dijaga oleh Mike Houpmeijer yang langsung disundul oleh Angelo Meneses.
Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh wasit karena sang kapten dianggap telah berada pada posisi offside. Tetapi, Semen Padang FC masih tetap unggul dari tuan rumah.
Menit ke-67, Bali United mendapatkan sebuah peluang bola mati. Tapi umpan yang diberikan itu masih jauh untuk menjangkau gawang yang dijaga oleh Arthur Augusto tersebut.
Menit ke-69, Bali United akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan keras yang dilesatkan oleh Mirza Mustafic yang tak mampu ditepis oleh penjaga gawang asal Brazil tersebut.
Meski telah mampu mengimbangi sang tamu, Bali United terus menekan lini pertahanan Semen Padang FC agar bisa mendapatkan kemenangan.
Menit ke-74, Bali United langsung bisa membalikkan keadaan melalui serangan balik cepat yang dilesatkan dari lini kiri serangan. Thijmen Gopel yang melakukan shooting lambat masih belum bisa ditepis oleh Arthur Augusto dan Bali United langsung berhasil mengungguli pertandingan.
Menit ke-78, Semen Padang FC akhirnya mampu kembali mengimbangi gol yang diciptakan oleh Ripal Wahyudi dengan tendangan keras yang melesat ke bagian kanan gawang.
Gol yang berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Irsyad Maulana tersebut mampu ditepis oleh pemain Bali United, tetapi bola liar yang berada di luar kotak penalti berhasil diraih oleh Ripal.
Semen Padang kembali mendapatkan sebuah peluang pada menit ke-83 melalui serangan langsung. Tapi, tendangan keras Alhassan Wakaso masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Bali United dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Irsyad Maulana tersebut berhasil disambut oleh Angelo Meneses dan berbuah gol. Tetapi, gol tersebut dianulir oleh wasit karena sang kapten dinilai berada di posisi offside.
Menit ke-87, Semen Padang FC kembali mendapatkan peluang dari bola mati usai terjadinya pelanggaran di area yang tidak jauh dari gawang.
Tendangan bebas yang dieksekusi oleh Irsyad Maulana masih membentur pemain Bali United dan peluang itu masih terbuang sia-sia dan belum bisa kembali membalikkan keadaan usai hasil imbang.
Bali United yang bermain di hadapan para pendukungnya juga tidak mengendorkan serangannya. Anak asuh Jan Jensen itu terus menekan lini pertahanan Semen Padang FC untuk bisa menciptakan gol kemenangan.
Pada menit tambahan, Bali United terus menggempur lini pertahanan Semen Padang FC dan tidak ingin berbagi poin dengan tamunya. Waktu tambahan 8 menit merupakan waktu yang cukup lama untuk bisa memperoleh kemenangan.
3. Tidak turunkan Arthur Augusto sebagai starter
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, melakukan keputusan yang tidak biasa dengan mengubah susunan pemain inti di sektor penjaga gawang. Posisi yang biasanya dipercayakan kepada Arthur Augusto justru diberikan kepada Rendy Octario, kiper yang baru direkrut pada bursa transfer paruh musim lalu.
Namun, Rendy mengalami cedera sehingga Arthur Augusto kembali masuk untuk mengawal gawang. Sayangnya, baru beberapa menit berada di bawah mistar, penjaga gawang asing tersebut langsung kebobolan dua gol.













