[UPDATE] PDP di Palembang Kembali Meninggal Dunia Usai Dirawat
![[UPDATE] PDP di Palembang Kembali Meninggal Dunia Usai Dirawat](https://image.idntimes.com/post/20200503/img-20200503-180536-4ac799937ab38c2e93a28dbf772627d3.jpg)
Palembang, IDN Times - Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Sumsel, mengkonfirmasi bahwa seorang pasien dengan pengawasan (PDP) kembali meninggal dunia usai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Palembang.
Namun Gugus Tugas belum mengetahui pasti apakah pasien telah menjalani swab untuk memastikan penyebab kematiannya. "Kita mendapat laporan dari staf Polrestabes Palembang. Jika pasien belum diambil sampel, maka kita akan lakukan pemeriksaan terhadap keluarganya," ungkap Jubir Gugus Tugas Sumsel, Yusri, Senin (11/5).
1. Pemeriksaan keluarga untuk mengetahui kondisi terakhir pasien

Pemeriksaan sampel terhadap keluarga menurut Yusri, wajib dilakukan dalam waktu dekat untuk mengetahui sebaran penyakit COVID-19. Menurutnya, pemeriksaan swab terhadap keluarga korban dapat mengetahui kondisi terakhir pasien.
"Karena kita belum tahu meninggal karena apa, bisa saja COVID-19 dan bisa juga tidak. Kita mencari tahu sejauh ini ada penyakit penyerta atau tidak. Pasien juga sudah dimakamkan di Gandus," jelas dia.
2. Kembali buka wisma atlet untuk PDP
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berencana membuka satu tower di Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) sebagai tempat penampungan PDP , menyusul satu tower lebih dulu dijadikan tempat orang dalam pemantauan (ODP) Center.
Menurut Yusri, penempatan PDP di Wisma Atlet akan memudahkan gugus tugas mengontrol perkembangan kesehatannya. "Kita sedang menyiapkan protap perawatan terhadap pasien PDP. Satu tower itu maksimal dapat menampung 300 pasien," jelas dia.
3. Tidak ada penambahan pasien positif hingga hari ini

Sementara itu, jumlah ODP bertambah menjadi 4.731 orang hari ini di Sumsel. Dengan selesai pemantauan 3.537 orang, dan 1.204 orang masih dalam pemantauan. Lalu untuk PDP mencapai 316 orang dengan selesai pengawasan 165 orang, dan masih dalam pengawasan 151 orang.
"Sampel yang sedang diperiksa mencapai 1.701 kasus dengan jumlah OTG mencapai 1.252 orang, PDP 366 orang, dan ODP mencapai 84 orang. Tidak ada penambahan pasien positif hari ini karena beberapa sampel masih dalam proses pemeriksaan," tutup dia.



















