Comscore Tracker

Korban Pelecehan Oknum Dosen Unsri Menangis Saat Olah TKP

Sang dosen segera diperiksa sebagai saksi

Ogan Ilir, IDN Times - DR (22) korban pelecehan oleh seorang dosen di Universitas Sriwijaya (Unsri), tak kuasa menahan tangis saat dihadirkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

TKP itu diketahui berada di laboratorium yang dimiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP). Polisi melarang awak media mengambil beberapa gambar karena berhubungan dengan adegan intim.

"Mohon maaf, ada beberapa adegan intim yang tidak dapat kami pertunjukkan kepada rekan wartawan," kata Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni, Rabu (1/12/2021).

1. Sang dosen akan diperiksa jadi saksi

Korban Pelecehan Oknum Dosen Unsri Menangis Saat Olah TKPIlustrasi Pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)

Proses olah TKP yang dilakukan di Unsri berlangsung cepat, hanya sekitar 15 menit. Menurut Masnoni, keterangan korban dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana kejadian pelecehan bisa terjadi.

"Dari hasil olah TKP ini, kita akan memanggil terlapor untuk proses pemeriksaan lanjutan," ujar dia.

Baca Juga: Tambah Lagi, 2 Mahasiswi Unsri Laporkan Pelecehan ke Polisi

2. Keterangan sang dosen akan dicocokkan

Korban Pelecehan Oknum Dosen Unsri Menangis Saat Olah TKPIlustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Mardya Shakti)

Tim akan mencocokkan data dari laporan korban dengan keterangan pelaku. Setelah itu, barulah tim mencari kesimpulan dari laporan yang telah diberikan.

"Nanti dari hasil pemeriksaan terlapor akan diketahui duduk perkara dugaan pelecehan ini," kata Masnoni.

3. Unsri sudah lakukan pemeriksaan internal

Korban Pelecehan Oknum Dosen Unsri Menangis Saat Olah TKPRektor Universitas Sriwijaya (Unsri), Anis Saggaf (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Rektor Unsri, Anis Saggaf mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk memeriksa korban dan terduga pelaku. Menurut Anis, tim itu berisi Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II termasuk Dekan yang bersangkutan.

"Tidak ada yang kebal hukum, siapa pun juga. Unsri itu tegas aturan akademiknya, tidak perlu viral seperti kemarin yang tidak jelas. Selama ini kan gak tahu siapa (korban), kan gak jelas. Sekarang siapa orangnya sedang didalami. Dalam waktu dekat pasti ada hasilnya," tutup dia.

Baca Juga: Bayi 4 Bulan Tewas Terpanggang Akibat Kebakaran di OKI Sumsel

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya