Comscore Tracker

Dalami Jaringan Narkoba 2 Pulau, BNN Bawa Doni Cs ke Jakarta Besok

BNN akan hubungkan dengan kasus Medan dan Tasikmalaya

Palembang, IDN Times - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatra Selatan (BNNP Sumsel), Brigjen Pol. Jhon Turman Pandjaitan, akan menyerahkan anggota DPRD Palembang, Doni Timur dan rekannya kepada BNN RI untuk diperiksa lebih lanjut di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Doni akan dibawa bersama tersangka lain yang ikut diciduk saat penangkapan di Kawasan Jalan Riau 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Selasa (22/9/2020) kemarin.

"Tersangka akan dibawa ke Jakarta besok. Tim dari BNN RI membawanya lewat jalur darat ke Jakarta," ujar Jhon Turman Pandjaitan kepada IDN Times, Rabu (24/9/2020).

1. BNN akan runutkan kasus penangkapan jaringan Aceh, Medan, Palembang, dan Tasikmalaya

Dalami Jaringan Narkoba 2 Pulau, BNN Bawa Doni Cs ke Jakarta BesokKepala BNNP Sumsel, Brigjen Jhon Turman Pandjaitan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurutnya, pemeriksaan di Jakarta dilakukan untuk pengembangan kasus jaringan lain yang ditangani oleh BNN RI. Sebelum penangkapan Doni Cs, BNN berhasil meringkus seorang pemasok dari Medan yang menyalurkan barang dari Aceh. Lalu jaringan Perusahaan Otobus (PO) Pelangi yang membawa sabu dari Aceh hingga Tasikmalaya.

"Termasuk jaringannya, sejauh ini ada empat laki-laki dan dua perempuan lain. Satu belum ditetapkan tersangka," jelas dia.

Baca Juga: Penjelasan KPU Palembang Soal Doni yang Residivis Bisa Nyaleg DPRD

2. BNN yakin ada potensi pencucian uang yang dilakukan Doni

Dalami Jaringan Narkoba 2 Pulau, BNN Bawa Doni Cs ke Jakarta BesokDoni Timur (tiga dari kiri) saat berada di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Cigombong, Lido, Kabupaten Bogor. (Facebook.com/Doni Timur)

BNN RI dan BNNP akan bekerja sama mengungkap dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan tersangka, khususnya sebagai otak transaksi sabu-sabu lintas pulau tersebut. Pihak keluarga juga nantinya akan diperiksa mengenai aliran dana yang diterima oleh tersangka.

"Karena sabu tersebut disimpan di tempat usaha, kita akan tindak lanjuti dengan TPPU. Istri dan keluarga juga akan kita periksa segera," beber dia.

Baca Juga: Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Simpan Sabu di Kios Laundry

3. Doni diintai sejak sebelum nyaleg

Dalami Jaringan Narkoba 2 Pulau, BNN Bawa Doni Cs ke Jakarta BesokAnggota DPRD Palembang, berinisial D diamankan sebagai bandar narkoba (IDN Times/Rangga Erfizal)

Doni Timur telah lama diintai oleh BNN, yakni sebelum tersangka mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Palembang dari Partai Golkar. Hanya saja, selama ini BNN kesulitan mendapatkan bukti keterlibatan tersangka.

Baru setelah ada pemasok yang tertangkap di Medan, sabu di dalam mobil bus di Palembang dan Tasikmalaya, jaringan lintas menemukan titik terang. Penangkapan tersangka Doni sempat dibumbui aksi pengejaran.

Ia berusaha kabur sebelum ditangkap. Dari tempat usahanya itu, didapatkan barang bukti empat kilogram sabu dan 30.000 butir pil ekstasi. Sedangkan satu kilogram lagi berhasil diamankan dari seorang kaki tangannya.

"Saat itu kita belum mendapatkan barang bukti untuk menangkap tersangka. Selama mengintai, penyidik tidak patah semangat dan akhirnya bisa menangkap pelaku bersama barang bukti," tutup dia.

Baca Juga: Doni Anggota DPRD Palembang Ternyata Resedivis Narkoba Saat Kuliah

Topic:

  • Rangga Erfizal
  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya