Pemkot Klaim Rantang Makan Gratis Turunkan Kemiskinan di Palembang

- Pemerintah Kota Palembang klaim berhasil menurunkan angka kemiskinan melalui program rantang berbagi makan gratis dari hotel.
- Bappenas memilih Palembang sebagai kota yang berhasil menanggulangi kemiskinan, dengan 3.635 warga kurang mampu menikmati program rantang.
- Selain program rantang, program Ado Gawe dari TikTok juga membantu menekan angka kemiskinan dengan menyalurkan 323 pekerja.
Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengklaim angka kemiskinan menurun, setelah program rantang berbagi makan gratis berjalan lancar dalam dua bulan terakhir.
Program Rantang Palembang merupakan cara Pemkot dan pihak hotel membantu mencukupi kebutuhan makanan masyarakat kurang mampu yang dibagikan dari kelebihan hidangan sarapan pagi di hotel.
1. Palembang dipilih Bappenas berhasil tanggulangi kemiskinan

Sekretaris Daerah Palembang Aprizal Hasyim mengatakan, bukti Pemkot berhasil menurunkan angka kemiskinan dari program rantang, berasal dari pernyataan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang memilih Palembang sebagai kota yang berhasil menanggulangi kemiskinan.
"Dari seluruh Indonesia, hanya lima provinsi dan kabupaten/kota yang terpilih, dan salah satu yang terpilih adalah Kota Palembang," katanya, Senin (17/3/2025).
2. Ada 9 hotel terlibat program Rantang Palembang

Tercatat sudah ada 3.635 warga Palembang, khususnya masyarakat kurang mampu dengan penghasilan rendah yang menikmati program rantang dari sebaran beberapa kecamatan/kota.
"Saat ini baru sembilan hotel yang ikut berpartisipasi di program rantang. Ke depan kami berharap seluruh hotel di Palembang ikut berpartisipasi," jelas dia.
3. Pemkot sebut ada 323 orang mendapatkan kerja dari program Ado Gawe

Tak hanya program rantang berbagi makanan gratis dari kelebihan porsi hotel, program lain yang diklaim mampu menekan angka kemiskinan di Palembang, yakni program Ado Gawe untuk membantu pengangguran mendapatkan pekerjaan dari siaran langsung TikTok.
"Program Ado Gawe sudah berhasil menyalurkan 323 pekerja mulai dari dalam negeri sampai ke luar negeri," jelasnya.
Sebagai informasi, program Rantang merupakan tanggung jawab Dinas Sosial (Dinsos) Palembang. Sementara program TikTok Ado Gawe digagas langsung Dinas Ketenagakerjaan.



















