Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Zona PKL Disiapkan untuk Car Free Day Palembang Pekan Depan
Uji coba ketiga CFD Jembatan Ampera Palembang (Dok. Diskominfo untuk IDN Times)
  • Car Free Day Palembang akan resmi dimulai pada 7 Juni 2026, dengan persiapan area khusus bagi Pedagang Kaki Lima agar kegiatan olahraga masyarakat lebih nyaman.
  • Pemerintah kota menegaskan seluruh PKL wajib berjualan di zona yang telah ditentukan, seperti area kuliner di sekitar Monpera dan zona UMKM di Jalan Masjid Lama hingga Simpang Toko Jaya Raya.
  • Pemkot akan menindak pedagang yang melanggar aturan zonasi serta memetakan potensi lonjakan jumlah PKL karena CFD diprediksi menjadi pusat keramaian baru di Palembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Minggu depan di Palembang akan ada hari tanpa mobil. Pemerintah kota mau orang bisa jalan dan olahraga tanpa macet. Banyak pedagang mau jualan di sana, tapi mereka harus di tempat yang sudah ditentukan. Ada tempat khusus untuk makanan dan barang dagangan. Sekarang semua sedang disiapkan supaya rapi dan tertib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peluncuran Car Free Day Palembang menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat. Dengan menyiapkan zona khusus bagi pedagang kaki lima, kegiatan ini tidak hanya menjaga kelancaran aktivitas olahraga, tetapi juga memberi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk tetap berpartisipasi secara teratur dan terarah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Agenda Car Free Day (CFD) Kota Palemnang dipastikan launching pekan depan pada 7 Juni 2026. Jelang peresmian kegiatan mingguan itu, pemerintah kota menyiapkam area khusus bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) agar masyarakat dapat menikmati olahraga nyaman.

"Yang masih harus lebih kita tegas itu terhadap PKL-PKL. Karena zonanya sudah kita tentukan," ujar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, dikutip Minggu (31/5/2026).

1. Penertiban PKL upaya menjaga kawasan CFD tak semrawut

Isnaini Madani (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Pemkot berupaya menertibkan keberadaan PKL di lingkungan CFD Palembang untuk mengurangi kondisi ruang publik semrawut. Menurut Isnaini, langkah tegas dilakukan menyusul makin padatnya aktivitas pedagang yang mulai mengganggu.

"Para pedagang tidak lagi bebas berjualan di sembarang titik. Seluruh PKL diwajibkan menempati zona yang sudah disiapkan pemerintah," jelasnya.

2. PKL ditempatkan khusus di Zona Kuliner

Suasana Car Free Day Palembang (Dok. Diskominfo Palembang)

Dia menyampaikan, beberapa kali evaluasi pelaksanaan uji coba CFD, pemkot mengklaim sudah berhasil dalam mengatasi persoalan lalu lintas. Namun menang kata Isnaini, keberadaan PKL yang tidak tertib, kini jadi fokus utama pemkot.

"Kami menyiapkan sejumlah titik khusus untuk menampung pedagang. Zona kuliner ditempatkan di samping Monpera tepatnya di Jalan Palembang Darussalam, sedangkan area UMKM berada di Jalan Masjid Lama dan akan diperluas hingga kawasan Simpang Toko Jaya Raya," katanya.

3. Prediksi jumlah PKL akan bertambah

Isnaini Madani (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Isnaini mengatakan, ke depan, tidak ada lagi alasan bagi pedagang untuk berjualan di luar area yang sudah ditetapkan. Apabila para PKL tidak mengikuti intruksi dan aturan, siap-siap akan ditindak untuk tidak dapat berjualan.

“Mereka harus mengikuti aturan yang ada,” ujarnya.

Dia melanjutkan, perlahan pemkot akan memetakan kemungkinan lonjakan jumlah pedagang di CFD. Sebab, kawasan itu diprediksi menjadi pusat keramaian baru dan berpotensi menarik pedagang dari titik lain seperti Kambang Iwak.

Editorial Team

Related Article