Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Keluhkan Bayar Rp50 Ribu Sekali Lewat di Jembatan Air Sugihan
Rekaman pengendara saat melintas di Jembatan Air Sugihan dan harus membayar uang. (Dok. IDN Times)
  • Video viral menunjukkan pengendara mengeluh harus bayar Rp50 ribu sekali lewat di Jembatan Air Sugihan, namun tidak jelas kepada siapa uang itu diberikan.

  • Pihak Dishub Banyuasin menelusuri dugaan bahwa pungutan berasal dari warga pemilik tanah yang dilalui kendaraan sebelum jembatan dan meminta imbalan.

  • Dishub juga akan menindaklanjuti keberadaan warung di atas jembatan karena dinilai melanggar aturan penggunaan fasilitas umum.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyuasin, IDN Times - Rekaman seorang pengendara mobil yang mengeluh karena pungutan di Jembatan Air Sugihan, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, viral di media sosial. Seorang perempuan mengaku harus membayar uang Rp50 ribu saat melintasi jembatan tersebut untuk sekali jalan.

Sang perekam dalam video juga mengatakan bahwa ia harus membayar Rp50 ribu untuk sekali naik jembatan. Jika bolak-balik, maka total Rp100 ribu dalam sekali jalan di jembatan yang menghubungkan Desa Indrapura (Muara Sugihan, Banyuasin) dan Kabupaten OKI ini.

"Jembatan Rp 50 ribu, sekali naik Rp50 ribu. Bolak-balik antarkan sandal yang ketinggalan seratus ribu. Kalau lupa bawa barang lewat jembatan ini, maka siapkan uang seratus ewu," ujarnya.

1. Dalam video tidak dijelaskan uang diberikan kepada siapa

Rekaman pengendara saat melintas di Jembatan Air Sugihan dan harus membayar uang. (Dok. IDN Times)

Video tersebut langsung viral dan mendapatkan beragam komentar dari para warganet. Selain itu, terlihat dari video bahwa badan jembatan dipergunakan oleh masyarakat untuk berdagang dengan menggunakan meja dan tenda payung.

Kapolsek Muara Padang, AKP Firmansyah, mengatakan pihaknya akan mencari informasi terkait hal itu.

"Kami cari tahu dulu karena jembatan ini penghubung OKI-Banyuasin," ujarnya.

Firmansyah menyebutkan, dalam video itu tidak tergambar secara jelas perekam memberikan uang kepada siapa.

"Di video ini tidak jelas, duitnya saja tidak tahu dikasih ke siapa," ungkapnya.

2. Ada tanah warga yang dilalui kendaraan dan minta imbalan

Rekaman pengendara saat melintas di Jembatan Air Sugihan dan harus membayar uang. (Dok. IDN Times)

Sementara itu, Plt Kadishub Banyuasin, Zakirin, juga mengatakan kalau pihaknya sudah menelusuri hal itu. Dari info sementara, sang perekam tidak membayar lewat jembatan, namun ada tanah warga yang dilalui kendaraan yang melintas dan meminta imbalan.

"Menurut informasi yang kami dapat, ada jalan yang melalui tanah warga setempat dan dia memang minta imbalan kalau mau lewat. Ini sudah pernah dimediasi oleh Polsek setempat, dan dia bersedia menutup jalan, tapi warga tidak ada jalan lain. Nanti akan kami koordinasikan dengan camat bagaimana permasalahan sebenarnya,” jelasnya.

3. Dishub akan telusuri warung yang berada di bahu jembatan

Rekaman pengendara saat melintas di Jembatan Air Sugihan dan harus membayar uang. (Dok. IDN Times)

Terkait adanya warung di atas jembatan tersebut dan bagaimana pihak berwenang mengatasinya, Zakirin mengaku baru tahu bahwa ada warung di atas jembatan tersebut.

"Kami baru tahu juga, secara aturan ya tidak boleh dan akan segera kami telusuri," tegas Zakirin.

Editorial Team