Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang (ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI)
Diketahui, Presiden Prabowo mendorong jajaran pemerintah untuk melakukan terobosan baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu yang diutarakan Prabowo, adalah mengembangkan bahan pemadam alternatif berbahan baku ubi dan singkong.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan adanya inovasi bahan pemadam berbahan baku tepung ubi atau singkong. Bahan tersebut dinilai berpotensi mencegah penyebaran api dengan memisahkan unsur-unsur yang mendukung proses pembakaran, sekaligus dapat digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal.
Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, melaporkan inovasi itu sudah dipaparkan kepada jajaran terkait dan disampaikan kepada BNPB. Meski kapasitas produksinya masih terbatas, bahan tersebut dinilai efektif dan berpotensi dikembangkan dalam skala lebih besar.
Menanggapi laporan itu, Presiden Prabowo meminta agar inovasi berbahan baku ubi atau singkong tersebut segera dikembangkan dan diuji coba dalam skala lebih besar. Ia juga meminta agar kebutuhan anggaran produksinya segera diajukan agar pemerintah bisa mendukung proses riset, produksi, dan pengujian efektivitasnya.
"Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya. Berarti yang kita water bomb bukan water bomb, ubi bombing. Ubi bombing," ucap Presiden Prabowo.