Tol Palembang–Betung Bisa Difungsikan Saat Idul Fitri 2026

- PT Hutama Karya memastikan Tol Palembang–Betung sepanjang 53,2 km akan difungsikan saat arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 untuk memperlancar mobilitas masyarakat.
- Pembukaan fungsional tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam, sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas.
- Fasilitas pendukung seperti Barrier Gate Temporary, rest area dengan listrik dan air bersih, serta perangkat keselamatan jalan disiapkan guna mendukung kelancaran dan keamanan pengguna tol.
Palembang, IDN Times - PT Hutama Karya (Persero) memastikan, Jalan Tol Palembang–Betung akan dioperasikan secara fungsional selama arus mudik dan balik momen lebaran Idul Fitri 2026.
"Ruas yang akan dibuka secara fungsional sepanjang lebih dari 53,2 kilometer," ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, Sabtu (28/2/2026).
1. Perjalanan darat Palembang–Betung diproyeksikan hanya sekitar 1 jam

Mardiansyah menyampaikan, dengan pembukaan fungsional tol tersebut, maka perjalanan darat Palembang–Betung yang sebelumnya memakan waktu 3 sampai 4 jam diproyeksikan hanya sekitar 1 jam.
Ruas panjang perjalanan yang dibuka yakni mulai dari stationing atau sistem penomoran penanda (STA) 42+500 hingga STA 95+700 pada Jalur A dan Jalur B. Pembukaan ini ditujukan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas.
2. Langkah mengantisipasi kepadatan lalu lintas

Sementara untuk progres secara menyeluruh kata Mardiansyah, saat ini, proyek konstruksi tol Palembang- Betung telah mencapai 79,40 persen. Ke depan, penyelesaian ditarget rampung segera.
“Pengoperasian fungsional juga untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat selama puncak perjalanan Lebaran 2026," katanya.
3. Berikut fasilitas untuk pengguna tol

Mardiansyah menjelaskan, untuk mendukung kesiapan operasional arus mudik, Hutama Karya akan menyiapkan Barrier Gate Temporary di STA 41+700 sebagai lokasi tapping bagi pengguna jalan yang melintasi Jalan Tol Kayuagung–Palembang. Selain itu, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di STA 71+200 pada Jalur A dan Jalur B juga disiapkan lengkap dengan fasilitas pendukung seperti listrik dan air bersih.
“Kami memastikan ketersediaan perangkat keselamatan jalan, meliputi rambu lalu lintas, marka sementara, penerangan jalan, serta barrier pengaman sesuai ketentuan. Petugas operasional dan kendaraan pendukung juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat maupun potensi gangguan teknis," jelas dia.


















