Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sempat Hilang, Petani Karet Muba Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala

Kab. Musi Banyuasin
2 min read
Sempat Hilang, Petani Karet Muba Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
Penemuan jasad petani karet di Muba (Dok: Polres Muba)
  • Rohana (49), petani karet di Musi Banyuasin yang sempat hilang saat menyadap, ditemukan tewas tertelungkup di kebun sawit Jembatan 3, Sekayu, Kamis malam.

  • Keluarga menemukan sandal Rohana saat menyusuri jalur menuju kebun; jasadnya berada sekitar 12 meter dari lokasi itu, dengan alat sadap karet ditemukan tidak jauh dari korban.

  • Visum di RSUD Sekayu mencatat sejumlah luka, terutama luka robek parah di kepala yang diduga akibat senjata tajam; polisi masih memeriksa saksi dan temuan lokasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musi Banyuasin, IDN Times - Sempat dinyatakan hilang setelah pergi menyadap karet, Rohana (49), seorang petani di Musi Banyuasin (Muba), ditemukan meninggal dunia. Jasad korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di dekat pohon kelapa sawit dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Salah satu luka serius ditemukan pada bagian kepala berupa robekan yang diduga akibat senjata tajam. Rohana ditemukan di kawasan kebun sawit Jembatan 3, Jalan Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kamis (5/11/2026) malam.

"Jenazah sempat dibawa ke RSUD Sekyu untuk dilakukan visum. Hasilnya, banyak luka di tubuh korban, terutama luka robek yang parah pada bagian kepala korban yang diduga karena senjata tajam," ungkap Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean, Jumat (6/11/2026).

  1. 1. Keluarga menemukan sandal korban saat melakukan pencarian

    Ilustrasi bertema pembunuhan karya Nathan Manaloe yang digunakan sebagai visual berita kriminal IDN Times.
    ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)

    Sebelum ditemukan meninggal dunia, Rohana diketahui berpamitan dari rumah untuk menyadap karet seperti aktivitas biasanya. Namun, hingga menjelang sore, korban belum juga kembali, sehingga membuat keluarga khawatir.

    Menantu korban, Dodoi Yadi Candra, kemudian berinisiatif mencari keberadaan Rohana dengan menyusuri jalur yang biasa dilalui mertuanya menuju kebun. Pencarian tersebut mengarah pada penemuan sandal milik korban. Setelah ditelusuri lebih lanjut, Rohana ternyata sudah tergeletak tidak jauh dari lokasi ditemukannya sandal tersebut.

    "Korban ditemukan tewas sekitar 12 meter dari penemuan sendal miliknya," jelasnya.

  2. 2. Alat penyadap karet ditemukan tidak jauh dari jenazah

    Ilustrasi bertema pembunuhan yang menggambarkan suasana perkara kriminal dan kekerasan terhadap korban.
    Ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Mia Amalia)

    Selain jasad korban, pihak keluarga turut menemukan beberapa alat sadap yang digunakan pelaku untuk berkebun.

    Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan petugas untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

  3. 3. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban

    Ilustrasi pembunuhan. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi pembunuhan. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Setelah ditemukan, jenazah Rohana dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RSUD Sekayu untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi juga melakukan visum luar guna memeriksa luka-luka yang terdapat pada tubuh korban.

    Hingga hari ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, termasuk pihak keluarga, serta mendalami sejumlah temuan di lokasi kejadian.

    "Penyidik saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami sejumlah temuan di lokasi untuk mengungkap penyebab kematian korban," bebernya.

Related Articles

See More
Sempat Hilang, Petani Karet Muba Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala