Seleksi Mandiri Unsri 2026 Dibuka, Ini 3 Prodi Peluang Masuk Tertinggi

- Pendaftaran seleksi mandiri Universitas Sriwijaya 2026 dibuka sejak 26 Mei, dengan ujian S1 dijadwalkan pada 3–6 Juli dan D3 serta alih program pada 15 Juli.
- Wakil Rektor I Unsri menyebut tiga prodi dengan peluang masuk tinggi adalah Teknologi Hasil Pertanian, Budidaya Perairan, dan Ilmu Fisika karena peminatnya relatif rendah.
- Program Studi Kedokteran Gigi dan PGSD menjadi jurusan paling diminati, sementara Komputerisasi Akuntansi tercatat memiliki daya saing terendah di jalur penerimaan D3.
Palembang, IDN Times - Pendaftaran seleksi mandiri Universitas Sriwijaya tahun 2026 dibuka sejak 26 Mei. Berdasarkan jadwal, ujian tingkat S1 berlangsung pada 3-6 Juli nanti. Bagi calon peserta yang akan mengikuti tes, ada beberapa program studi dengan peluang masuk lebih tinggi.
"Peluang masuk tinggi biasanya saat peminat prodi rendah, tetapi kuota jurusan yang dibuka lumayan," ujar Wakil Rektor I Unsri, Rujito Agus Suwignyo, dikutip, Jumat (29/5/2026).
1. Daya saing prodi kedokteran gigi Unsri cukup ketat

Rujito mengatakan, dari data tiga tahun terakhir, sejumlah program studi yang minim peminat saat seleksi penerimaan mahasiswa baru dari berbagai jalur masuk yakni, Teknologi Hasil Pertanian (THP), Program Studi Budidaya Perairan Jurusan Perikanan, dan Ilmu Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
"Sementara untuk seleksi persaingan, daya saing paling ketat setahun yang lalu itu prodi kedokteran gigi," kata dia.
2. Termasuk PGSD Unsri banyak peminat

Selain Pendidikan Dokter Gigi, lanjut Rujito, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) juga menjadi jurusan favorit sekaligus paling banyak dipilih dalam proses seleksi.
Sementara kata dia, dari keseluruhan peminat Unsri dalam seleksi masuk mahasiswa baru 2026 lewat berbagai jalur penerimaan D3, daya saing paling rendah dari Prodi Komputerisasi Akuntansi.
3. Seleksi mandiri Unsri dibuka dua tahap S1 dan D3

Diketahui, pelaksanaan seleksi mandiri Unsri 2026 berlangsung dua tahap. Yakni, tingkat S1 dilaksanakan 3–6 Juli 2026, sedangkan tingkat D3 dan alih program dilaksanakan 15 Juli 2026.
"Proses penerimaan mahasiswa baru kami jamin berdasarkan prinsip fleksibel, efisien, transparan, adil dan akuntabel," jelasnya.

















