Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sektor Tambang Sumsel Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Daerah
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Pemprov Sumsel diinstruksi Kemenko Perekonomian pertahankan pertumbuhan ekonomi 5% Triwulan I 2024.
  • Ekonomi Sumsel stabil dengan pertumbuhan 5,6% dari aktivitas perbankan, lembaga keuangan, dan APBD.
  • Sektor tambang Sumsel turut sumbang pertumbuhan ekonomi, stabil dipengaruhi faktor eksternal seperti harga komoditi dan penurunan inflasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) mendapat instruksi dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian untuk mempertahankan kinerja ekonomi berdasarkan hasil pencapaian Triwulan I 2024 di angka 5 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sumsel terbilang stabil dengan pertumbuhan tahunan di kuartal pertama senilai 5,6 persen. Pertumbuhan itu dari aktivitas ekonomi yang terakselerasi lewat kerja sama perbankan, lembaga keuangan, serta pembiayaan pemerintah lewat Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD).

"Hasil rapat kerja nasional pengendalian inflasi pada Sabtu (20/7/2024), Menko (Airlangga Hartarto) menyampaikan sektor tambang Sumsel turut menyumbang pertumbuhan ekonomi. Selain ditopang industri dan perdagangan," ujar Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, Senin (22/7/2024).

1. Penurunan harga komoditi atau deflasi dorong ekonomi Sumsel stabil

ilustrasi ekonomi Indonesia

Konsistensi peningkatan ekonomi Sumsel juga tak terlepas dari pergerakan ekonomi inovatif dalam menjaga pendapatan keuangan daerah, didukung melalui strategi hilirisasi untuk mempertahankan aktivitas keuangan berkelanjutan.

Stabilitas ekonomi Sumsel terjaga juga dipengaruhi faktor eksternal, seperti penurunan harga komoditi atau deflasi daerah terkendali kontinuitas. Kondisi harga pangan yang menurut patut dipertahankan Sumsel dari peran penting pemerintah daerah.

2. Kebutuhan fiskal daerah terpenuhi lewat investasi

ilustrasi investasi (pexels.com/George Morina)

Selain membahas kegiatan ekonomi daerah, hasil evaluasi rapat kinerja ekonomi Sumsel juga membahas penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk menarik investor berinvestasi agar bisa memenuhi kebutuhan fiskal wilayah, meliputi pembiayaan dan pengeluaran anggaran yang sepadan dengan kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah.

"Semua catatan yang kami (Pemprov) terima dari Kemenko selanjutnya akan ditindaklanjuti untuk mendorong perkembangan Sumsel lewat kebijakan konektivitas," kata dia.

3. Pemda perlu riset digitalisasi dan teknologi pangan

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (pixabay.com/Tumisu)

Kolaborasi serta konektivitas kewenangan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah juga perlu diperkuat lewat produksi pangan, dan optimalisasi pemanfaatan infrastruktur pengairan sebagai bentuk antisipasi perubahan iklim.

Ancaman dari iklim yang tak menentu nantinya akan memengaruhi akselerasi penerapan teknologi pangan, sehingga pemerintah daerah (Pemda) perlu melakukan riset digitalisasi pertanian untuk mendorong peningkatan investasi serta menambah nilai tambah produk pertanian unggulan.

Editorial Team

Related Article