Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi OTT di BKPSDM Muratara, Diduga Terkait Kasus Pemerasan ASN

Polisi OTT di BKPSDM Muratara, Diduga Terkait Kasus Pemerasan ASN
Ilustrasi korupsi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih

  • Polres Musi Rawas Utara melakukan OTT di kantor BKPSDM Muratara terkait dugaan pemerasan ASN dan mengamankan satu pejabat berinisial L.
  • Dalam operasi tersebut, polisi menyita amplop berisi uang tunai Rp500 ribu yang diduga berkaitan dengan pengurusan kenaikan pangkat ASN.
  • Satu pejabat BKPSDM masih ditahan untuk pemeriksaan intensif, sementara penyidik terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musi Rawas Utara, IDN Times - ‎Penyidik dari unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muratara, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik dugaan pemerasan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) BKPSDM Pemkab Muratara.

Kapolres Muratara, Rendi Surya Aditama, membenarkan pihaknya telah menangkap satu pejabat dalam operasi tersebut. “Sementara satu orang Kepala BKPSDM inisial L diamankan. Memang benar ada OTT ini,” ujarnya Selasa (28/4/2026). Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah uang.

1. Bermula dari laporan dugaan praktik pemerasan di lingkungan BKPSDM Muratara

(Ilustrasi korupsi) IDN Times/Sukma Shakti
(Ilustrasi korupsi) IDN Times/Sukma Shakti

Operasi ini bermula dari informasi yang diterima Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin mengenai adanya dugaan praktik pemerasan di lingkungan BKPSDM Muratara.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat. Ketiganya kemudian dibawa ke Mapolres Muratara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

2. Polisi menyita amplop berisi uang tunai ratusan ribu

Ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)

Dalam penggeledahan tersebut, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk amplop berisi uang tunai sebesar Rp500 ribu. Uang tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan administrasi kenaikan pangkat ASN di lingkungan Pemkab Muratara.

Meskipun telah membenarkan adanya penangkapan, AKBP Rendi Surya Aditama belum bersedia memberikan rincian lebih mendalam terkait modus operandi.

"Untuk datanya masih kami rapikan dan lidik lanjut. Ada beberapa bukti yang diamankan, tapi masih kita dalami dan masih kembangkan," tegasnya.

3. Satu pejabat BKPSDM masih ditahan untuk menjalani pemeriksaan

Ilustrasi korupsi. (IDN Times)
Ilustrasi korupsi. (IDN Times)

Sementara itu, hingga saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Muratara belum memberikan keterangan resmi. Kantor BKPSDM Muratara juga tetap beroperasi seperti biasa.

Saat ini penyidik Polres Muratara masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Kemudian 1 orang pejabat di BKPSDM yang terjaring OTT masih berada di Mapolres Muratara untuk menjalankan pemeriksaan intensif.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More