Sumsel Andalkan Data BMKG dalam Penanganan Karhutla

- Gubernur Sumsel Herman Deru menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam penanganan karhutla dengan memanfaatkan data BMKG sebagai dasar strategi pencegahan di musim kemarau panjang.
- Deru menilai setiap instansi memiliki peran strategis dan membutuhkan data cuaca serta curah hujan agar langkah penanganan karhutla lebih cepat, tepat, dan terarah di lapangan.
- Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud mengingatkan bahwa pengalaman El Nino 2023 harus dijadikan pelajaran untuk memperkuat mekanisme pengendalian karhutla di Sumatera Selatan.
Palembang, IDN Times - Gubernur Sumsel Herman Deru mendorong penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dapat dilakukan lintas instansi. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah karhutla meluas tanpa penanganan yang terintegrasi, terutama karena musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang.
"Terutama informasi BMKG menjadi dasar bagi kita dalam membuat strategi pencegahan dan pengurangan karhutla yang selalu terjadi di musim panas," ungkap Herman Deru, Senin (27/4/2026).
1. Penanganan karhutla membutuhkan data terkait curah hujan

Deru menjelaskan, persoalan penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama, di mana setiap instansi memiliki peran strategis masing-masing. Karena itu, tim di lapangan membutuhkan dukungan data lintas instansi agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
"Bukan berarti kita kurang memahami persoalan, namun kita membutuhkan asupan data terkait kondisi cuaca dan curah hujan agar langkah yang diambil lebih tepat," jelasnya.
2. Penanganan karhutla dilakukan penuh antusiasme

Deru menambahkan, diperlukan pemahaman yang sama dalam aspek penanganan karhutla. Hal ini dinilai penting mengingat dampak karhutla sangat luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga kerugian ekonomi masyarakat.
"Saya melihat saat ini upaya penanganan karhutla dilakukan dengan antusiasme. Semua pihak bersemangat dalam menanggulangi karhutla," jelasnya.
3. Pengalaman El Nino 2023 perlu jadi contoh penanganan karhutla

Danrem 044/Garuda Dempo selaku Ops Pengendalian Karhutla, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengakui saat ini karhutla masih menjadi ancaman serius di Sumsel. Karhitla dianggap dapat mempengaruhi aspek kehidupan, ekonomi, dan tingkat kerawanan karhutla.
"Karhutla menjadi ancaman serius terhadap aspek kehidupan ekonomi, kondisi lahan serta tingkat kerawanan. Pengalaman 2023 saat El Nino dapat menjadi pelajaran dalam memperkuat mekanisme penanggulangan," jelasnya.
















