Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM untuk Angkutan Sungai Sesuai Aturan

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM untuk Angkutan Sungai Sesuai Aturan
Dermaga 16 Ilir Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagsel menegaskan penyaluran Pertalite untuk angkutan sungai tetap berjalan sesuai aturan, dengan pembelian melalui SPBB menggunakan surat rekomendasi XSTAR dari Dinas Perhubungan Palembang.
  • Pengemudi speedboat di Palembang sempat kesulitan memperoleh Pertalite hingga menaikkan tarif angkutan karena harus membeli BBM eceran dengan harga lebih tinggi dari harga normal.
  • Pertamina terus berkoordinasi dan mengevaluasi kebutuhan penyaluran BBM di setiap SPBB agar distribusi subsidi tepat sasaran serta mengimbau masyarakat mengikuti mekanisme resmi pembelian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) merespons keluhan pengemudi speedboat terkait sulitnya memperoleh Pertalite yang sebelumnya berdampak pada kenaikan tarif angkutan sungai. Pertamina menegaskan penyaluran BBM subsidi untuk angkutan sungai tetap berjalan, namun pembelian harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pembelian Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB) bagi angkutan sungai dilakukan menggunakan surat rekomendasi XSTAR yang diterbitkan Dinas Perhubungan Kota Palembang.

"Mekanisme tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran sesuai regulasi pemerintah," ungkap Rusminto, Senin (29/6/2026).

1. Pembelian BBM subsidi memerlukan surat rekomendasi

Menjelajah Sungai Musi Palembang dari Dermaga Ketek Wisata 16 Ilir
Menjelajah Sungai Musi Palembang dari Dermaga Ketek Wisata 16 Ilir (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Rusminto memastikan pembelian Pertalite tetap dilayani bagi konsumen yang memenuhi persyaratan. Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola SPBB untuk menyosialisasikan mekanisme pembelian BBM subsidi tersebut, termasuk proses pengurusan surat rekomendasi XSTAR bagi pengemudi speedboat.

"Pertamina tetap menyalurkan Pertalite kepada konsumen yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan. Bagi pengemudi speedboat yang belum memiliki surat rekomendasi XSTAR, kami mengimbau agar melengkapi persyaratan tersebut melalui Dinas Perhubungan Kota Palembang sehingga pembelian Pertalite di SPBB dapat dilayani sesuai prosedur," jelasnya.

2. Pertamina akan evaluasi kebutuhan penyaluran BBM

kapal tongkang di perairan Sungai Musi
Tongkang terparkir di perairan Sungai Musi Palembang. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Selain itu, evaluasi terhadap kebutuhan penyaluran BBM di setiap SPBB akan terus dilakukan sesuai ketentuan dan perkembangan kebutuhan di lapangan.

Pertamina pun mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai peruntukannya dan mengikuti mekanisme yang berlaku agar penyaluran BBM subsidi dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.

"Pertamina juga akan terus mengevaluasi kebutuhan penyaluran di setiap SPBB sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan perkembangan kebutuhan di lapangan," jelasnya.

3. Keluhan penggunakan kapal di Palembang

Kawasan Pelabuhan 16 Ilir Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Kawasan Pelabuhan 16 Ilir Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Diberitakan sebelumnya, kenaikan biaya operasional akibat sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM), membuat pengemudi speedboat di Dermaga Pasar 16 Ilir, Palembang mulai menyesuaikan tarif angkutan pelayaran di Sumsel. Keterbatasan pasokan membuat pengemudi angkutan sungai harus membeli BBM dari pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga normal.

"Mau gak mau terpaksa naik, karena harga BBM yang meningkat dan sulit didapat. Akhirnya, kita pengemudi harus membeli secara eceran dan lebih mahal," ungkap salah satu sopir angkutan sungai, Danang, Sabtu (27/6/2026).

Danang menyebutkan, keputusan menaikkan tarif ini dilakukan tak lama setelah pemerintah menaikkan BBM non-subsidi. Kondisi tersebut berdampak pada kelangkaan pertalite yang menjadi salah satu bahan bakar kapal.

"Kalau saya beli BBM itu melalui pertamini yang dijual di Sungai Musi. Sebelumnya Rp12 ribu per liter, sekarang Rp15 ribu per liter," jelasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More