Palembang, IDN Times - Kebijakan mandatori B50 dinilai menjadi momentum bagi Sumatra Selatan (Sumsel) untuk memperkuat industri sawit. Pengamat perkebunan Rudi Arpian menilai, keberhasilan program tersebut tidak cukup diukur dari kenaikan harga tandan buah segar (TBS), melainkan harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
"Keberhasilan B50 tidak boleh hanya diukur dari naiknya harga CPO atau TBS. Tolok ukur yang paling penting adalah apakah petani sawit benar-benar memperoleh peningkatan kesejahteraan dari kebijakan ini," ungkap Rudi Arpian, Sabtu (4/7/2026).
