Kepala Kantor Pertanahan Kota Palembang, Dhona Fiermansyah Lubis, menambahkan, saat ini BPN tidak hanya fokus mengurus sertifikasi lahan yang akan dibangun untuk sekolah rakyat. Sebab BPN juga menargetkan penyelesaian 180 sertifikasi aset milik Pemkot sepanjang tahun 2026.
Ia menyebutkan bahwa prioritas utama adalah aset yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan.
“Fokus kami adalah aset-aset strategis seperti sekolah dan puskesmas. Target 180 sertifikat ini bisa tercapai selama tidak ada sengketa atau klaim dari pihak lain,” jelas dia.
Dhona juga mengakui, dalam proses administrasi BPN mengalami sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama terkait penentuan batas lahan pada aset-aset lama soal penentuan patok batas.