Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PDAM Tirta Musi Targetkan 15 Ribu Sambungan Pipa Baru di 2026
Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang Teddy Andrian (Dok. IDN Times)
  • Sekitar 13–15 persen warga Palembang belum mendapat aliran air bersih, dan Perumda Tirta Musi menargetkan penyelesaian jaringan pipa hingga 100 persen pada tahun 2026.
  • Perumda Tirta Musi menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan infrastruktur air bersih serta menargetkan peningkatan dividen dari Rp55 miliar menjadi Rp60 miliar pada 2026.
  • Teddy Andrian menekankan kolaborasi dengan PDAM lain dan pembenahan layanan pelanggan, termasuk renovasi kantor, digitalisasi layanan, serta penambahan 15 ribu sambungan baru di beberapa wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sekitar 13–15 persen warga Palembang masih belum mendapatkan aliran air bersih, dan Perumda Tirta Musi menargetkan penyelesaian jaringan pipa agar seluruh warga terlayani pada tahun 2026.
  • Who?
    Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Teddy Andrian, bersama jajaran perusahaan daerah tersebut yang bertanggung jawab atas distribusi air bersih di Kota Palembang.
  • Where?
    Kota Palembang, Sumatera Selatan, termasuk beberapa wilayah perbatasan seperti Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kenten Laut, dan Tegal Binangun.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Jumat, 10 April 2026, dengan target penyelesaian layanan air bersih secara penuh hingga akhir tahun 2026.
  • Why?
    Keterlambatan distribusi air bersih terjadi karena keterbatasan jaringan pipa dan infrastruktur pendukung yang belum sepenuhnya menjangkau seluruh kawasan kota.
  • How?
    Tirta Musi menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan jaringan pipa baru, membuka peluang pendanaan pihak ketiga, serta memperkuat kolaborasi dengan PDAM lain di wilayah sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Palembang masih ada orang yang belum dapat air bersih. Pak Teddy yang baru jadi bos di Tirta Musi mau bantu supaya semua orang bisa punya air bersih nanti tahun 2026. Katanya butuh uang banyak buat pasang pipa dan bikin tempat air. Sekarang sudah mulai dikerjakan sedikit-sedikit biar semua bisa mandi dan minum air bersih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang Teddy Andrian menargetkan pada 2026 akan menambah 15 ribu sambungan pelanggan baru. Saat ini sudah sekitar dua ribu sambungan terealisasi, terutama di wilayah Kalidoni dan sebagian Tanjung Barangan.

"Saat ini masih sekitar 13-15 persen warga Palembang belum teraliri air bersih. Kami berkomitmen menuntaskan persoalan terkait dengan bertahap lewat berbagai strategi, termasuk membuka peluang pendanaan dari pihak ketiga," ujarnya, Jumat (10/4/2026).

1. PDAM Tirta Musi butuh anggaran Rp100 miliar dalam optimalisasi layanan

Kantor PDAM Tirta Musi Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Teddy, yang baru dilantik sebagai Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang beberapa hari yang lalu ini, menjanjikan penyelesaian cakupan layanan air bersih hingga 100 persen bagi warga. Sementara total pipa sambungan air yang telah terpasang sudah di angka 300 ribuan.

Lebih lanjut, kata Teddy, untuk mengejar target optimalisasi cakupan layanan bersih dengan sambungan pipa baru, Tirta Musi membutuhkan anggaran cukup besar sekitar Rp100 miliar.

"Ini untuk pengadaan jaringan pipa dan infrastruktur pendukung lainnya. Ini akan kita lakukan bertahap, namun progresnya sudah mulai terlihat di tahun 2026,” kata dia.

2. Targetkan peningkatan PAD dari PDAM Tirta Musi

Perumda Tirta Musi Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Selain menargetkan penyaluran air bersih secara menyeluruh, Teddy juga mengupayakan peningkatan kontribusi Perumda Tirta Musi terhadap PAD Palembang. Pada 2025, perusahaan ini mencatatkan dividen Rp55 miliar dan di bawah kepemimpinannya, angka ditargetkan naik hingga Rp60 miliar atau sekitar 10 persen lebih tinggi.

“Untuk mencapainya, dibutuhkan dukungan pendanaan kuat. Kita juga akan melakukan efisiensi pada biaya perjalanan dinas, dan meningkatkan efektivitas penagihan,” katanya.

3. Rencanakan kolaborasi dengan perusahaan air lain

illustrasi pipa air bocor (pexels.com/actually_jet)

Lebih lanjut, Teddy juga menyoroti pentingnya sinergi antarwilayah, khususnya untuk daerah perbatasan seperti Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kenten Laut, dan Tegal Binangun. Menurutnya, kolaborasi dengan PDAM lain seperti Tirta Sriwijaya (TSM) dan Tirta Tuah akan menjadi opsi untuk memperluas jangkauan layanan.

“Kalau mereka belum bisa menjangkau, kita siap masuk. Tapi tentu kita akan melihat dulu kapasitas produksi yang kita miliki,” jelas dia.

4. Maksimalkan layanan digital mempermudah akses di masyarakat

Ilustrasi jaringan pipa air PDAM. (Dok. Istimewa)

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Perumda Tirta Musi juga akan melakukan pembenahan pada fasilitas layanan pelanggan. Mulai dari renovasi gedung kantor utama, penataan ulang loket pembayaran tanpa sekat kaca, hingga menghadirkan konsep ruang layanan yang lebih nyaman dan modern.

"Selain itu, inovasi digital juga menjadi prioritas dengan merancang aplikasi layanan pelanggan berbasis Play Store untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan," kata Teddy.

Editorial Team