Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Musim Pancaroba Memicu Harga Bawang Fluktuatif di Sumsel

Musim Pancaroba Memicu Harga Bawang Fluktuatif di Sumsel
ilustrasi beragam macam bawang (pixabay.com/Shutterbug75)
Intinya Sih
  • Musim pancaroba memengaruhi harga bahan pangan di Sumatra Selatan, terutama cabai yang turun harganya.
  • Pemerintah daerah berhasil menekan inflasi dengan mengendalikan harga cabai, sementara harga ayam dan telur stabil.
  • Meski harga bawang belum stabil akibat musim pancaroba, ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dari sentral produksi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Musim pancaroba di Sumatra Selatan (Sumsel) turut memengaruhi harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional, termasuk di Palembang. Peralihan musim penghujan ke kemarau berdampak pada harga sembako yang tidak stabil dan naik turun.

"Bawang merah harganya masih turun naik, fluktuatif, setiap hari berubah," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Effendi, Senin (15/1/2024).

1. Harga cabai menurun sejak Desember 2023

potret pasar tradisional (commons.wikimedia.org/Iswoar)
potret pasar tradisional (commons.wikimedia.org/Iswoar)

Namun harga komoditi cabai menurun signifikan sejak Desember 2023 hingga sekarang. Menurut Ruzuan, penurunan harga menjadi bukti keberhasilan pemerintah daerah menekan angka inflasi atau kenaikan harga.

"Pemprov dan Pemkot sepakat mengendalikan harga cabai dan ini berhasil. Cabai rawit sekarang turun jauh sekali di harga Rp45 ribu dan Rp50 ribu per kilogram," kata dia.

2. Harga ayam stabil dan cenderung menurun

Pixabay
Pixabay

Harga kebutuhan pokok lain seperti ayam ras masih masuk kategori stabil karena tidak lebih dari Rp32 ribu perkilogram. Harga jual tersebut cenderung menurun sejak momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang sempat di angka Rp35 ribu.

"Saat ini untuk beberapa harga pangan tergolong stabil, seperti ayam yang harganya kini masih stabil, harga telur pun masih stabil dan malah cenderung menurun," jelasnya.

3. Sentral produksi bahan pangan tidak mengganggu suplai

Ilustrasi pasar tradisional (IDN TImes/ Riyanto)
Ilustrasi pasar tradisional (IDN TImes/ Riyanto)

Ruzuan menjelaskan meski musim pancaroba berdampak pada harga komoditi bawang yang belum stabil, namun tidak memengaruhi ketersediaan bahan pangan. Sebab sentral produksi juga tidak mengganggu suplai pangan.

"Selama musim penghujan jika dilihat dari segi permintaan tidak berpengaruh. Ada beberapa lokasi khususnya untuk sayur, kebutuhan-kebutuhan pokok yang sentral produksi daging, telur itu tidak berpengaruh selama pergantian musim," timpalnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Deryardli Tiarhendi
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More