Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhut Raja Juli Minta Perusahaan Jaga Wilayah Dari Karhutla
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat berkunjung ke Banyuasin, Sumsel
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta perusahaan perkebunan mencegah karhutla di konsesi mereka; aparat diminta menindak tegas perusahaan yang membuka lahan dengan membakar.
  • Pemerintah mengantisipasi El Nino yang datang lebih awal dan musim kemarau lebih panjang melalui rapat terbatas Presiden Prabowo, dengan target menekan karhutla serta kabut asap di Sumsel.
  • Untuk menangani karhutla di Sumsel, lima helikopter water bombing dan pasukan darat disiapkan; kepala daerah berkomitmen mencegah kebakaran, sementara gubernur meminta tambahan polisi hutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengingatkan perusahaan perkebunan di Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menegaskan, perusahaan harus konsisten mencegah terjadinya karhutla di wilayah konsesinya. Jika lalai hingga terjadi kebakaran, aparat diminta tidak ragu mengambil langkah hukum secara tegas.

"Jika ada perusahaan nakal yang melakukan cara murah meriah (buka lahan dengan cara dibakar) yang dampaknya buruk (terjadi karhutla), jangan segan-segan ditindak," ungkap Raja Juli Antoni, Jumat (7/8/2026).

1. Prabowo lakukan ratas untuk antisipasi karhutla

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat berkunjung ke Banyuasin, Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Raja menjelaskan, bahwa fenomena El Nino yang terjadi di Indonesia datang lebih awal sehingga pemerintah melakukan upaya pencegahan lebih awal. Menurutnya, fenomena ini terjadi empat tahun sekali dan memicu kekeringan dan potensi karhutla yang tinggi.

"Kalau kita lihat data karhutla, biasanya 4 tahun sekali terjadi El Nino. Karena datang percepatan pada tahun ini, dan dengan musim kemarau datang lebih cepat pergi lebih lama maka Presiden (Prabowo Subianto) kumpulkan menteri terkait dalam Ratas (rapat terbatas)," bebernya.

2. Siapkan Water Bombing di Sumsel

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat berkunjung ke Banyuasin, Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Juli menambahkan, presiden meminta agar angka Karhutla di Sumsel dapat ditekan sekaligus mencegah bencana kabut asap. Pihaknya menilai anggaran pencegahan karhutla telah disiapkan.

"Dengan anggaran yang cukup, Insyallah bersama dengan pemda. Kita berupaya agar angka karhutla tahun ini tidak sebesar angkanya saat El Niño yang di tahun-tahun sebelumnya)," jelasnya.

Raja Juli menuturkan, dari laporan yang diterimanya, kejadian karhutla di Sumsel masih terjadi di Banyuasin, Ogan Ilir dan daerah lainnya. Sebagai upaya menangani karhutla di Sumsel ini, pihaknya sudah menyiapkan lima unit helikopter water bombing, bekerja sama dengan BNPB.

"Kita siapkan 5 helikopter water bombing. Selain itu pasukan darat juga siap membantu masyarakat (memadamkan api) selama masyarakat ini bisa disiplin dan tidak melakukan land clearing, termasuk perusahaan. Ini harus dilakukan agar tidak terjadi karhutla," bebernya.

3. Kepala daerah sudah berkomitmen cegah karhutla

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat berkunjung ke Banyuasin, Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru berharap pemerintah pusat menambah personel polisi hutan untuk memperketat pengawasan kawasan hutan di Sumsel. Penambahan personel dinilai penting untuk mencegah kerusakan hutan sekaligus menekan karhutla.

"Memang ada beberapa daerah yang terjadi karhutla. Ini karena Sumsel luas gambutnya ada sekitar 1,4 juta hektare. Penyebab karhutla itu manusia, alam, dan sebagainya. Karena itu, semua kepala daerah di Sumsel sudah berkomitmen untuk bisa mencegah dan mengatasi karhutla di wilayahnya masing-masing," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article