Palembang, IDN Times - Sumatra Selatan (Sumsel) masih harus menghadapi periode kering pada September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dari biasanya dengan curah hujan di bawah normal.
Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah mulai masuk dalam peta peringatan dini kekeringan meteorologis. Pada dasarian 1 September 2026, tujuh wilayah Sumsel bahkan telah berada pada status awas.
“Ada tujuh wilayah meliputi Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Banyuasin (Muba), Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Muara Enim yang berstatus awas dengan kondisi rawan kekeringan,” ungkap Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sumsel, Nandang Pangaribowo, Senin (14/9/2026).
