Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Para pekerja di proyek pembangunan Jembatan Musi V. (Dok. Diskominfo Sumsel)
Para pekerja di proyek pembangunan Jembatan Musi V. (Dok. Diskominfo Sumsel)

Intinya sih...

  • Kehadiran jembatan Musi V diharapkan mampu memberikan solusi signifikan terhadap kepadatan lalu lintas

  • Pembangunan jembatan terus berjalan sesuai rencana yang ditetapkan sebelumnya

  • Jembatan ini juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Palembang

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Jembatan Musi V yang berada di kawasan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang ditargetkan sudah dapat dilintasi saat arus mudik Lebaran 2026. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang saat mengunjungi jembatan vital tersebut belum lama ini.

Target tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di Sumsel. Kehadiran jembatan tol terpanjang di Indonesia ini diharapkan mampu memberikan solusi signifikan terhadap kepadatan lalu lintas dan sangat membantu kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

1. Pembangunan jembatan terus berjalan sesuai rencana yang ditetapkan sebelumnya

Para pekerja di proyek pembangunan Jembatan Musi V. (Dok. Diskominfo Sumsel)

Cik Ujang mengatakan, pembangunan Jembatan Musi V terus berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Meskipun beberapa pekerjaan fisik masih dalam tahap penyelesaian, progres proyek tetap dipantau secara ketat. Pihaknya optimis target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu untuk melayani kebutuhan transportasi.

"Saya meminta seluruh pihak terkait untuk mempercepat pekerjaan yang tersisa pada proyek Jembatan Musi V. Permintaan ini bertujuan agar jembatan dapat segera difungsikan sesuai target yang telah ditetapkan. Fokus utama adalah memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 yang akan datang," ujarnya.

2. Jembatan ini juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Palembang

Para pekerja di proyek pembangunan Jembatan Musi V. (Dok. Diskominfo Sumsel)

Menurutnya, kehadiran Jembatan Musi V akan menjadi salah satu jalur alternatif strategis yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Selain itu, jembatan ini juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Palembang. Hal ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas penduduk di sekitar kawasan tersebut.

"Saya tekankan kepada pihak pelaksana proyek untuk tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Selain kualitas, aspek keselamatan juga menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan Jembatan Musi V. Ini untuk memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun kokoh dan aman bagi pengguna," ungkap Cik Ujang.

3. Jembatan Musi V memiliki panjang 1,7 kilometer melintasi Sungai Musi

Para pekerja di proyek pembangunan Jembatan Musi V. (Dok. Diskominfo Sumsel)

Diketahui, Jembatan Musi V merupakan bagian integral dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Secara spesifik, jembatan ini merupakan komponen dari ruas ruas Tol Kapal Betung (Kayuagung–Palembang–Betung) sepanjang 2.069 kilometer, yang menghubungkan Pulau Sumatra dari Lampung hingga Aceh. Lokasinya yang strategis berada tepat di atas aliran Sungai Musi, menjadikannya penghubung penting di wilayah tersebut.

Proyek Jembatan Musi V memiliki peran krusial dalam jaringan JTTS, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi logistik dan perjalanan antarprovinsi. Dengan panjang 1,7 kilometer di atas Sungai Musi, jembatan ini akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah aksesibilitas. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan Sumsel.

Editorial Team