Musi Banyuasin, IDN Times - Dengan bermodalkan jala, jaring, corong, hingga tangkul, warga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berbondong-bondong turun ke sungai untuk menangkap ikan seluang yang saat ini sedang melimpah di perairan Sungai Musi maupun sungai besar lainnya.
Setiap memasuki musim kemarau, air sungai mulai surut membuat ikan yang berukuran 2 hingga 4 inci ini berkumpul dan sangat mudah ditangkap. Warga setempat mengenalnya dengan fenomena 'Seluang Mudik'. Ikan kecil yang dikenal memiliki cita rasa gurih ini menjadi salah satu santapan favorit masyarakat Sumatra Selatan, khususnya Muba.
Berlimpahnya ikan seluang ini menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga setelah banjir surut. Musim seluang mudik ini adalah masa-masa yang ditunggu warga Sekayu dan sekitarnya karena hal ini hanya terjadi satu tahun sekali. Tak heran jika harganya dibanderol sangat murah dibandingkan bulan-bulan lainnya.
