Palembang, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) tidak hanya menyisakan persoalan di permukaan. Pada kawasan gambut, kerusakan fungsi ekologis membuat api berpotensi menjalar hingga lapisan bawah tanah, sehingga jauh lebih sulit dipadamkan dan rentan kembali terbakar.
Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumsel, Galang Sukanda, mengatakan gambut memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, terutama dalam menjaga tata air. Namun, fungsi itu kini tertekan karena kawasan gambut dibebani izin hutan tanaman industri (HTI) dan perkebunan berskala besar.
"Wilayah gambut ini unik ketika musim hujan, dia banyak menyimpan cadangan air. Di musim kemarau dia bisa mendistribusikan air," ungkap Galang Sukanda kepada IDN Times, Jumat (28/8/2026).
