Kondisi kabut asap menyelimuti perairan Sungai Musi kota Palembang, Rabu 12 Agustus 2026. ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Selatan mengingatkan masyarakat untuk mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini disampaikan menyusul menurunnya kualitas udara di sejumlah daerah akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu terakhir.
"Menghadapi kondisi udara yang tidak sehat, kami mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah dan perbanyak minum air putih," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa Ogahtriyah, Selasa (18/8/2026).
Ira menambahkan, kondisi udara yang buruk dapat menyebabkan terjadinya Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terkhusus mereka yang merupakan kelompok rentan seperti anak dan lansia. Kedua kelompok tersebut dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat.
Menurutnya, kualitas udara di Sumsel saat ini menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), beberapa wilayah telah mencatat angka di atas 100 yang masuk kategori tidak sehat.
"Kita tahu pada bulan Agustus ini indeks standar pencemaran udara sudah di atas 100. Pada rentang nilai tersebut dikatakan tidak sehat," ujarnya.