Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diduga Kelelahan, Remaja di OI Tenggelam Saat Seberangi Sungai Ogan
Tim SAR gabungan saat mencari remaja yang tenggelam di Sungai Ogan. (Dok. SAR Palembang)
  • Seorang remaja bernama Wili Tabrani (17) dilaporkan tenggelam di Sungai Ogan, Ogan Ilir, setelah diduga kelelahan saat menyeberang bersama tiga rekannya pada Minggu sore.
  • Ketiga teman korban sempat mencoba menolong, namun derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan gagal dan korban hanyut terbawa arus hingga kini belum ditemukan.
  • Tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi dua SRU dengan area penyisiran sejauh 10 KM menggunakan perahu karet serta melibatkan masyarakat sekitar untuk memperluas jangkauan pencarian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ogan Ilir, IDN Times - Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang pelajar bernama Wili Tabrani (17), warga Desa Seridalam, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ogan pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban diduga kelelahan berenang saat mencoba menyeberang Sungai Ogan yang berada di wilayah Desa Sungai Pinang I, Kecamatan Sungai Pinang. Hingga Senin (29/6/2026), tubuh korban belum ditemukan dan area pencarian diperluas dari titik awal tenggelam.

1. Korban diduga mengalami kelelahan saat berada di tengah sungai

Tim SAR gabungan saat mencari remaja yang tenggelam di Sungai Ogan. (Dok. SAR Palembang)

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban bersama tiga rekannya, yakni M Daffa Ilham, Gilang, dan Fadi, sebelumnya berenang menyeberangi Sungai Ogan dari Desa Seridalam menuju Sungai Pinang I sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelah beristirahat dan bermain di tepian sungai, mereka kembali menyeberang menuju Desa Seridalam sekitar pukul 18.00 WIB.

"Saat berada di tengah sungai, korban diduga mengalami kelelahan dan kehabisan napas, sehingga meminta pertolongan kepada teman-temannya," ujarnya.

2. Ketiga rekannya sempat berusaha memberikan bantuan namun gagal

Tim SAR gabungan saat mencari remaja yang tenggelam di Sungai Ogan. (Dok. SAR Palembang)

Ketiga rekannya sempat berusaha memberikan bantuan, namun derasnya arus Sungai Ogan mengakibatkan korban tidak dapat diselamatkan dan hanyut terbawa arus.

Mendapat laporan kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Tanjung Raja, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Pemerintah Desa Sungai Pinang I, serta dibantu masyarakat setempat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian korban.

"Tim rescue langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian terus dilakukan sampai hari kedua," ungkapnya.

3. Tim pencarian dibagi menjadi dua SRU dan area diperluas

ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Raymond menambahkan, tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara visual di atas permukaan air dengan luas area pencarian mencapai 10 KM menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat. Tim dibagi menjadi dua SRU, dengan pencarian ke arah barat laut sejauh 6 KM dan ke arah barat daya sejauh 4 KM.

"Selain itu, kami juga melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat di sepanjang pesisir sungai. Atas peristiwa ini, kami mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan," tegasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article