Danrem Gapo Soroti Kesiapan Regu Pemadam di Lahan HGU Dinilai Kurang

Danrem 044/Gapo menyoroti kesiapan regu pemadam di lahan HGU Sumsel yang dinilai belum sebanding dengan luas area, termasuk perusahaan pemilik 6.000 hektare yang lahannya disegel.
Satgas mengerahkan lima helikopter water bombing di OKI, Banyuasin, dan Muba untuk menjangkau lokasi sulit; hasil operasi modifikasi cuaca 9–13 Oktober dinilai kurang signifikan.
Penanganan karhutla dipusatkan di sejumlah titik OKI, terutama Pangkalan Lampam, serta Muara Padang dan Rantau Bayur di Banyuasin, dengan asap dilaporkan mengarah ke Palembang.
Palembang, IDN Times – Kesiapan regu pemadam kebakaran di area hak guna usaha (HGU) menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, menilai jumlah regu pemadam perlu disesuaikan dengan luas area yang dikelola.
Dirinya menyebut, baru saja menyegel lahan HGU milik perusahaan di Sumsel yang dinilai lalai dalam menjaga wilayahnya dari kebakaran. Salah satu perusahaan tersebut diketahui memiliki HGU mencapai 6.000 hektare (ha), namun tak memiliki regu pemadaman yang memadai.
"Dengan HGU 6.000 ha, minimal punya 3 regu pemadaman, tapi perusahaan tidak memiliki cukup regu pemadaman dengan areal HGU yang mereka miliki," ungkap Khabib, Kamis (15/10/2026).
1. Berharap pada dry ice

Kondisi kabut asap yang melanda kota Palembang menutup ikon kota Jembatan Ampera (IDN Times/Rangga Erfizal) Khabib menjelaskan bahwa pihaknya juga terus berkoordinasi dengan tim satgas udara guna melakukan pemadaman di wilayah yang sulit dijangkau oleh tim darat. Terdapat lima helikopter water bombing yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman di tiga wilayah seperti OKI, Banyuasin dan Muba.
"Terakhir, kita melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) 9–13 Oktober. Hasilnya kurang signifikan. Mudah-mudahan dengan dry ice hasilnya akan lebih maksimal," jelasnya.
2. OKI jadi fokus satgas

Demonstrasi mahasiswa di Palembang menuntut keseriusan pemerintah dalam penanganan karhutla (IDN Times/Rangga Erfizal) Khabib mengatakan, penanganan karhutla di Sumsel masih difokuskan pada sejumlah wilayah yang mengalami kebakaran. Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten OKI, terutama Pangkalan Lampam.
"Saat ini penanganan kebakaran difokuskan di beberapa titik di OKI, yakni Tulung Selapan, Pedamaran, Pangkalan Lampam, dan Pampangan. Saat ini titik panas terbanyak berada di wilayah Pangkalan Lampam," jelasnya.
3. Asap Banyuasin juga ke Palembang

Kondisi langit di Kota Palembang, Selasa 6 Oktober 2026 (IDN Times/Rangga Erfizal) Selain itu, satgas darat juga memusatkan perhatian pada wilayah lain di Kabupaten Banyuasin, yakni Muara Padang, yang menjadi lokasi Suaka Marga Satwa Padang Sugihan dan Rantau Bayur, lokasi yang masih terbakar.
"Asapnya juga mengarah ke kota Palembang," jelasnya.


















