Palembang Dikepung Asap Kebakaran dari OKI dan Banyuasin

Kabut asap menyelimuti Palembang pada 15 Oktober 2026 akibat karhutla di Sumatra Selatan; angin tenggara ke barat daya membawa asap dari OKI dan Banyuasin.
Penanganan karhutla difokuskan di OKI, terutama Pangkalan Lampam yang memiliki titik panas terbanyak, serta Tulung Selapan, Pedamaran, dan Pampangan.
Sumatra Selatan mencatat 1.210 hotspot, terbanyak di OKI lalu Banyuasin dan Musi Banyuasin; asap dari Taman Nasional Sembilang juga terbawa hingga Jambi.
Palembang, IDN Times - Kabut asap masih menyelimuti kota Palembang, Kamis (15/10/2026), di tengah memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra Selatan (Sumsel). Dalam rapat bersama Menko Polkam Dudung Abdurachman, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud melaporkan kondisi terkini penanganan karhutla di Bumi Sriwijaya.
Dirinya menyebut, bahwa pergerakan angin dari kebakaran lahan mengarah ke Palembang. Angin tersebut membawa asap dari titik kebakaran di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin.
"Bahwa angin dari arah tenggara menuju barat daya yang sejajar dengan posisi Pulau Sumatra sehingga mempengaruhi asap ke Kota Palembang," ungkap Khabib, Kamis (15/10/2026).
1. Titik api terbanyak di Pangkalan Lampam

Kondisi kabut asap yang melanda kota Palembang menutup ikon kota Jembatan Ampera (IDN Times/Rangga Erfizal) Khabib mengatakan, penanganan karhutla di Sumsel masih difokuskan pada sejumlah wilayah yang mengalami kebakaran. Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten OKI, terutama Pangkalan Lampam.
"Saat ini penanganan kebakaran difokuskan di beberapa titik di OKI yakni, Tulung Selapan, Pedamaran, Pangkalan Lampam, dan Pampangan. Saat ini titik panas terbanyak berada di wilayah Pangkalan Lampam," jelasnya.
2. Asap dari TN Sembilang terbawa ke Jambi

Kondisi kabut asap yang melanda kota Palembang menutup ikon kota Jembatan Ampera (IDN Times/Rangga Erfizal) Selain itu, satgas darat juga memusatkan perhatian pada wilayah lain di Kabupaten Banyuasin, yakni Muara Padang, yang menjadi lokasi Suaka Marga Satwa Padang Sugihan dan Rantau Bayur, lokasi yang masih terbakar.
"Asapnya juga mengarah ke kota Palembang," jelasnya.
Selain itu, Khabib menuturkan bahwa kebakaran juga terjadi di kawasan Taman Nasional Sembilang yang berada di Musi Banyuasin. Kebakaran tersebut berpengaruh terhadap kebakaran yang mengarah ke Provinsi Jambi.
"Untuk diketahui, paparan asap di Jambi juga terbawa dari kebakaran di Taman Nasional Sembilang," jelasnya.
3. Hotspot mencapai 1.210 titik hari ini

Kondisi langit di Kota Palembang, Selasa 6 Oktober 2026 (IDN Times/Rangga Erfizal) Saat ini, pihaknya mencatat terdapat sekitar 1.210 titik panas atau hotspot di Sumsel. Sebaran titik panas terbanyak berada di OKI, disusul Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba).
"Ada peningkatan kembali, pada tanggal 8 Oktober cukup signifikan dan kembali melandai. Mudah-mudahan segera dapat ditangani," jelasnya.




















