Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sempat Normal, Aktivitas Bandara Palembang Kini Kembali Terganggu Asap

Kota Palembang
2 min read
Sempat Normal, Aktivitas Bandara Palembang Kini Kembali Terganggu Asap
Beberapa penerbangan dari bandara SMB II Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Aktivitas penerbangan Bandara SMB II Palembang kembali terganggu pada 14 Oktober 2026 setelah jarak pandang turun menjadi 500 meter sekitar pukul 07.30 WIB.

  • Enam penerbangan keberangkatan berstatus standby, mencakup rute Batam, Jakarta Soekarno-Hatta, Jakarta Halim Perdanakusuma, dan Pangkalpinang dengan sejumlah maskapai.

  • Pada 12-13 Oktober, operasional sempat normal karena jarak pandang melampaui 1.000 meter; pengelola bandara tetap memantau cuaca untuk mengantisipasi perubahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Aktivitas penerbangan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang kembali terganggu pada Rabu (14/10/2026). Padahal pada 12-13 Oktober lalu, aktivitas penerbangan maskapai sempat beroperasi normal.

"Pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB jarak pandang kembali turun ke 500 meter," ujar Humas Bandara SMB II Palembang Nidia Basthonie, Rabu (14/10/2026).

  1. 1. Tercatat enam penerbangan terganggu pada 14 Oktober

    Situasi di Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
    Situasi di Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Akibat penurunan jarak pandang yang kembali ke angka 500 meter, total enam penerbangan keberangkatan berstatus standby. Berdasarkan informasi pihak bandara, keenam penerbangan itu terdiri dari maskapai Citilink, Lion Air, Super Air Jet, Batik Air, dan Garuda Indonesia.

    Maskapai tersebut meliputi QG 989 tujuan Batam, JT 246 tujuan Jakarta (Soekarno-Hatta), ID 7056 tujuan Jakarta (Halim Perdanakusuma). Kemudian GA 101 tujuan Jakarta (Soekarno-Hatta) serta IU 302 tujuan Pangkalpinang.

    "Keenam penerbangan dijadwalkan berangkat dari Bandara SMB II Palembang menuju kota tujuan masing-masing. Tetapi status standby diberlakukan di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas," jelasnya.

  2. 2. Jarak pandang sempat di angka 1.000 meter

    Ruang tunggu Bandara SMB II Palembang di area terminal untuk penumpang yang menanti jadwal penerbangan.
    Ruang tunggu Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Sebelumnya, General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menyampaikan bahwa aktivitas dan operasional penerbangan maskapai mulai normal sehubungan dengan kondisi jarak pandang yang perlahan membaik.

    Diketahui, berdasarkan pemantauan di jalur landasan pacu pesawat, jarak pandang atau visibility sejak pagi hari pada 12 Oktober berada di atas 1.000 meter.

  3. 3. Pengelola Bandara SMB II rutin pantau kondisi cuaca

    Bangunan terminal Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang terlihat dari area depan di bawah langit berawan.
    Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Syaugi menyampaikan bahwa peningkatan kualitas udara dan kejelasan visual di sekitar area landasan pacu secara signifikan membantu proses lepas landas maupun pendaratan pesawat dari berbagai maskapai.

    Manajemen pengelola bandara memastikan seluruh sektor penerbangan, baik jadwal keberangkatan maupun kedatangan, kini melayani penumpang tanpa kendala keterlambatan yang dipicu oleh faktor cuaca.

    Meski sudah dalam kondisi membaik, lanjutnya, pengelola bandara akan tetap melakukan pemantauan kondisi cuaca secara berkala untuk mengantisipasi potensi perubahan jarak pandang sewaktu-waktu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More