Sekolah Rakyat Permanen Palembang Tampung 2.550 Siswa Penerimaan 2027

Pemkot Palembang menargetkan Sekolah Rakyat permanen di lahan Lanud Sri Mulyono Herlambang mulai menerima 2.550 siswa pada tahun ajaran 2027.
Proyek di lahan 6,9 hektare memasuki persiapan infrastruktur; tender ditargetkan mulai 16 Oktober 2026 dan pembangunan fisik pada November 2026.
Sekolah empat lantai dengan fasilitas modern serta asrama ini diprioritaskan bagi anak keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama kelompok desil 1 dan 2.
Palembang, IDN Times - Wali Kota Palembang Ratu Dewa menjanjikan proses pembangunan sekolah rakyat permanen di lahan TNI Angkatan Udara milik Lanud Sri Mulyono Herlambang segera terealisasi. Apalagi, pemerintah kota menargetkan penerimaan siswa baru berlangsung pada 2027.
"Alhamdulillah, kita bisa pinjam pakai aset lahan Danlanud. Insyaallah, bisa menampung siswa sebanyak 2.550 orang," ujarnya, Rabu (14/10/2026).
1. Pembangunan tender ditarget mulai 16 Oktober

Rapat koordinasi pembangunan Sekolah Rakyat Palembang (Dok. Diskominfo) Dirinya mengatakan, progres sekolah rakyat permanen di Palembang mulai memasuki tahap pembangunan infrastruktur di atas lahan seluas 6,9 hektare. Sekolah ini, katanya, dipastikan menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar mendapatkan akses pendidikan yang layak.
"Berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), proses tender pembangunan ditargetkan sudah dimulai pada 16 Oktober 2026. Ini bagian dari tahapan persiapan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan," jelas Dewa.
2. Pembangunan fisik dimulai November 2026

Asrama sekolah rakyat Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin) Lebih lanjut, dia menyampaikan, tahapan pembangunan sekolah rakyat permanen ditandai dengan penandatanganan bersama penggunaan sementara Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Pertahanan kepada Kementerian Sosial.
Dia menyampaikan, pemanfaatan lahan tersebut menjadi langkah penting untuk mewujudkan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Pembangunan fisik dapat dimulai pada November 2026 dan Sekolah Rakyat bisa mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2027," kata dia.
3. Sekolah rakyat diharapkan jadi pemutus rantai kemiskinan

Tes fisik siswa di sekolah rakyat Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin) Berdasarkan target, Sekolah Rakyat ini dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah, terutama kelompok desil 1 dan 2.
Rencana Pemkot, kata Dewa, gedung sekolah akan dibangun setinggi empat lantai dengan fasilitas pendidikan modern dan asrama untuk mendukung kegiatan belajar serta pembinaan siswa. Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat membantu anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem memperoleh pendidikan tanpa terhambat oleh keterbatasan ekonomi.
"Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan akses dan kesempatan pendidikan," jelas dia.



















