New oplet, angkutan umum untuk mengintegrasikan LRT Palembang (Dok. pemprov Sumsel)
Selain Stasiun Ampera, sejumlah stasiun lain juga mencatat jumlah penumpang yang tinggi pada hari tersebut. Stasiun Asrama Haji melayani 2.905 penumpang, disusul Stasiun DJKA sebanyak 2.600 penumpang dan Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 2.211 penumpang.
Aida mengatakan, tingginya minat masyarakat menggunakan LRT tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang ditawarkan. Selain bebas dari kemacetan, LRT Sumsel juga memiliki tarif yang terjangkau serta didukung fasilitas yang nyaman dan modern.
Saat ini, tarif LRT Sumsel ditetapkan sebesar Rp5 ribu untuk perjalanan antarstasiun dan Rp10 ribu untuk perjalanan menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Tak hanya menghubungkan bandara dengan pusat kota hingga kawasan olahraga Jakabaring, LRT Sumsel juga terintegrasi dengan layanan angkutan pengumpan Feeder Musi Emas yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Integrasi ini memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan di Kota Palembang.