Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BKB Palembang Segera jadi Cagar Budaya, Dibuka untuk Umum Mulai 2027
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Kawasan BKB Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Kementerian Kebudayaan menyiapkan Benteng Kuto Besak Palembang sebagai Cagar Budaya Nasional, dengan revitalisasi yang wajib menjaga karakter dan nilai sejarah peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam.
  • Revitalisasi awal berfokus pada Bastion 1, sementara Detail Engineering Design masih dimatangkan. Kodam II/Sriwijaya menargetkan pembangunan berlangsung pada 2026 dan akses publik dibuka awal 2027.
  • Pemerintah pusat, Kodam II/Sriwijaya, Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Selatan, dan Pemkot Palembang berkoordinasi agar kawasan BKB terawat, dimanfaatkan masyarakat, serta mendukung wisata sejarah dan budaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1776-1803

Sultan Muhammad Bahauddin memimpin Kesultanan Palembang Darussalam.

1780

Benteng Kuto Besak dibangun pada masa Sultan Mahmud Badaruddin I.

1797

Pembangunan Benteng Kuto Besak selesai pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Bahauddin.

11 September 2026

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan BKB akan direvitalisasi dan dikaji untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Saat ini

Revitalisasi tahap awal BKB difokuskan pada Bastion 1, dengan DED masih dalam proses pematangan.

2026

Kodam II/Sriwijaya menargetkan pembangunan Bastion 1 berlangsung pada tahun ini.

awal 2027

Bastion 1 BKB ditargetkan mulai dibuka untuk masyarakat umum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kawasan Benteng Kuto Besak Palembang direncanakan ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional, bersamaan dengan revitalisasi Bastion 1 dan pembukaan akses bagi masyarakat pada awal 2027.
  • Who?
    Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kodam II/Sriwijaya dipimpin Mayjen TNI Ujang Darwis, Pemkot Palembang, Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Selatan, serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa terlibat dalam proses revitalisasi.
  • Where?
    Di kawasan Benteng Kuto Besak, pelataran sekitar Jembatan Ampera dan Sungai Musi, Kota Palembang, Sumatra Selatan.
  • When?
    Rencana penetapan disampaikan Fadli Zon saat kunjungan ke Palembang pada Jumat, 11 September 2026. Pembangunan Bastion 1 ditargetkan berlangsung pada 2026 dan dibuka awal 2027.
  • Why?
    BKB dinilai memiliki nilai sejarah penting sebagai peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam yang perlu dijaga, dirawat, dimanfaatkan, serta dipertahankan keaslian dan karakter bangunannya.
  • How?
    Revitalisasi dilakukan melalui kajian komprehensif, pematangan Detail Engineering Design Bastion 1, dan koordinasi Kodam II/Sriwijaya dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Selatan serta Pemkot Palembang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Benteng Kuto Besak di Palembang sedang diperbaiki. Menteri Kebudayaan Fadli Zon ingin tempat ini jadi Cagar Budaya Nasional. Benteng tua dari Kesultanan Palembang ini akan tetap dijaga bentuknya. Bastion 1 akan dibangun pada 2026. Kodam, pemerintah kota, dan petugas budaya bekerja bersama. Awal 2027, orang-orang boleh datang melihatnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana penetapan Benteng Kuto Besak sebagai Cagar Budaya Nasional membuka ruang bagi pelestarian yang lebih terarah tanpa mengabaikan keaslian situs. Revitalisasi yang dikaji secara komprehensif, disertai koordinasi lintas lembaga, memberi peluang agar nilai sejarah peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam dapat kembali dinikmati masyarakat melalui akses publik yang lebih luas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang di pelataran sekitar Jembatan Ampera dan Sungai Musi bakal ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Kementerian Kebudayaan. Saat ini, lokasi tersebut masih dalam revitalisasi area wisata di Kota Pempek.

"Kita berharap bisa dilakukan revitalisasi dan kajian direkomendasikan, kemudian kita tetapkan BKB ini menjadi Cagar Budaya Nasional," ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Palembang, Jumat (11/9/2026).

1. Sebut bangunan bersejarah tidak hanya harus dipertahankan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Kawasan BKB Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Menurutnya, benteng peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam pantas menjadi Cagar Budaya Nasional karena memiliki nilai sejarah penting yang harus dijaga sekaligus dibuka lebih luas untuk masyarakat.

Dia menegaskan revitalisasi BKB Palembang harus dikaji secara komprehensif agar penataan kawasan tidak menghilangkan karakter dan nilai sejarah bangunan.

"Bangunan bersejarah tidak cukup hanya dipertahankan," kata dia.

2. Fadli Zon minta bangunan sejarah tetap dirawat

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Kawasan BKB Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan perawatan dan pemanfaatan BKB juga diperlukan agar keberadaan situs sejarah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Bangunan sejarah harus kita jaga, rawat, dan kita manfaatkan. Sehingga setelah direvitalisasi nanti akan banyak diakses oleh masyarakat," jelasnya.

Diketahui, BKB merupakan salah satu peninggalan penting Kesultanan Palembang Darussalam. Benteng tersebut dibangun pada tahun 1780 di masa Sultan Mahmud Badaruddin I dan selesai pada 1797 pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Baharuddin yang memimpin Kesultanan Palembang Darussalam pada 1776-1803.

3. Penataan BKB tetap harus mempertahankan keaslian bangunan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Kawasan BKB Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dirinya optimistis bahwa, revitalisasi BKB dapat memperkuat potensi wisata sejarah dan budaya di Kota Palembang. Karena itu, proses penataan harus tetap mempertahankan keaslian bangunan.

Saat ini, revitalisasi tahap awal difokuskan pada Bastion 1 yang masih dalam proses pematangan Detail Engineering Design (DED). Kodam II/Sriwijaya menargetkan pembangunan Bastion 1 berlangsung pada 2026 dan mulai dibuka untuk masyarakat pada awal 2027.

4. Pemkot matangkan DED revitalisasi BKB Palembang

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Kawasan BKB Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Perwakilan Sumatra Selatan dan Pemkot Palembang dalam proses revitalisasi.

"Tahun ini dibangun, awal 2027 dibuka untuk umum," kata Ujang.

Sementara kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa ia menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pembukaan akses BKB akan menjadi momentum penting bagi masyarakat dan budayawan untuk kembali menikmati kawasan bersejarah itu.

Ia memastikan penyusunan DED Bastion 1 terus dimatangkan sesuai arahan Menteri Kebudayaan. Bentuk dan karakter utama bangunan juga akan dipertahankan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article