Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor, Polisi Palembang Kena Timah Panas
Polisi Palembang Tertembak Usai Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor (Dok. Polisi Palembang)
  • Briptu Hamdi Saputra Davanis terluka tembak di bahu setelah memergoki dua pria yang diduga mencuri motor di parkiran Apotek Adisya Farma, Palembang, 24 Oktober 2026.

  • Saat mengejar pelaku, Hamdi melepaskan satu tembakan ke arah bawah yang meleset. Pelaku membalas tembakan; Hamdi menghindari arah kepala, tetapi bahunya terkena.

  • Polrestabes Palembang menyatakan dua pelaku masih diburu berdasarkan keterangan saksi. Briptu Hamdi, personel Satres Narkoba, menjalani perawatan di rumah sakit dalam keadaan sadar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi bernama Hamdi melihat dua orang mau mencuri motor di Palembang. Mereka lalu saling menembak. Bahu Pak Hamdi kena tembak dan ia dibawa ke rumah sakit. Pak Hamdi sekarang sadar dan sedang dirawat. Dua orang yang mau mencuri motor itu kabur. Polisi masih mencari mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah insiden berbahaya itu, Briptu Hamdi menunjukkan kewaspadaan saat memergoki dugaan pencurian dan berupaya menghentikannya. Ia kini sadar serta menjalani perawatan, sementara kepolisian telah mendatangi lokasi, menghimpun keterangan saksi, dan mengejar dua pelaku. Respons tersebut memperlihatkan penanganan yang cepat terhadap kejadian ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Seorang anggota polisi di Palembang, Briptu Hamdi Saputra Davanis (28), dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tembak di bagian bahu usai memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di salah satu parkiran apotek.

"Saya langsung bilang, 'Hei, ngapain kamu, mau maling ya?' Mereka kaget dan langsung kabur. Saya kejar dan dia melepaskan tembakan satu kali ke atas,” kata Briptu Hamdi kepada wartawan saat menjalani perawatan, Minggu (25/10/2026).

1. Peristiwa terjadi Sabtu 24 Oktober malam

ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Diketahui, terjadi baku tembak dengan Briptu Hamdi, dua pelaku curanmor tersebut langsung melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran kepolisian. Peristiwa berlangsung di Jalan KH Wahid Hasyim, tepatnya di depan Apotek Adisya Farma, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, sekitar pukul 20.00 WIB pada 24 Oktober 2026.

Saat itu, Briptu Hamdi baru saja membeli obat flu di lokasi kejadian. Namun, saat hendak menuju ke area parkir, ia memergoki dua pria yang sedang berupaya mencuri motor pelanggan apotek.

2. Tembakan terkena di bahu

ilustrasi pistol (unsplash.com/Rock Staar)

Briptu Hamdi mengatakan, saat memergoki aksi pencurian, pelaku mengeluarkan senjata api, sehingga dirinya pun mencoba melawan dengan menembakkan tembakan ke arah kaki pelaku. Namun, tembakan meleset dan pelaku kembali meletuskan senjatanya hingga mengenai bahu korban.

“Saya tembak satu kali ke arah bawah. Dibalasnya lagi dengan mengarahkan kepala. Untungnya saya masih sempat menghindar, hingga mengenai bahu,”ujar polisi yang bertugas di Satres Narkoba Polrestabes Palembang.

3. Polisi masih melakukan pengejaran pelaku

ilustrasi pistol (pexels.com/ClickerHappy)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengatakan Briptu Hamdi ditembak usai menggagalkan aksi pencurian sepeda motor.

“Kami menerima informasi langsung dari personel kami yang mengalami luka tembak di bahu atas. Setelah itu, kami mendatangi TKP dan mendapatkan fakta bahwa personel kami berusaha menangkap pelaku curanmor,” jelas dia.

Musa mengatakan, polisi saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri.

“Informasi yang kita himpun dari saksi-saksi di lapangan, pelaku berjumlah dua orang. Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap mereka. Untuk korban sendiri dalam perawatan dan alhamdulillah sadar,” kata Musa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article