Lansia di Palembang Meninggal usai Melompat ke Sungai dari Musi IV

Azawani (64) ditemukan meninggal mengapung di Sungai Musi, sekitar dua kilometer dari Jembatan Musi IV Palembang, setelah dilaporkan melompat pada Rabu (21/10/2026).
Korban awalnya meminta keponakannya mengantar ke Musi IV untuk melihat anaknya bekerja mencari barang antik; saat dijemput pukul 19.00 WIB, ia justru melompat dari jembatan.
Tim SAR gabungan menyisir permukaan Sungai Musi setelah laporan diterima. Kantor SAR Palembang mengimbau warga berhati-hati dan menghindari tindakan berisiko di sekitar perairan.
Palembang, IDN Times - Seorang lansia bernama Azawani (64) di Palembang ditemukan meninggal dunia usai jasadnya mengapung di Sungai Musi. Korban diketahui melompat dari Jembatan Musi IV, Palembang, Rabu (21/10/2026).
"Korban ditemukan dalam radius sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian," ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Jumat (23/10/2026).
1. Korban sempat minta diantarkan untuk jenguk anak

Korban tenggelam di Sungai Musi (Dok: Kantor SAR Palembang) Menurut Raymond, peristiwa ini bermula saat korban awalnya meminta diantarkan oleh keponakannya ke kawasan Jembatan Musi IV, Palembang. Saat itu, korban hendak melihat anaknya yang bekerja mencari barang antik di dasar Sungai Musi.
"Setibanya di Jembatan Musi IV, korban berpesan kepada keponakannya agar kembali menjemput sekitar pukul 19.00 WIB. Saat hendak dijemput, korban justru melompat dari jembatan," jelasnya.
2. Korban tenggelam diduga terbawa arus

Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti) Melihat kejadian itu, keponakan dan anak korban kaget. Keduanya sempat turun ke sungai menggunakan kapal untuk mencari korban yang tenggelam.
"Korban diduga tenggelam akibat derasnya arus Sungai Musi," jelasnya.
3. Imbau masyarakat berhati-hati beraktivitas di sungai

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Mia Amalia) Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari korban. Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan sungai secara visual menggunakan berbagai sarana dan metode yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Begitu menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan menyisir permukaan sungai secara visual," jelasnya.
Kantor SAR Palembang mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar Sungai Musi, agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.
"Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan tindakan berisiko di sekitar perairan," jelasnya.























