Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2 Remaja di OKUS Disambar Petir saat Ngobrol di Teras Rumah, 1 Tewas

Korban sambaran petir saat dibawa ke rumah duka.
Korban sambaran petir saat dibawa ke rumah duka. (Dok. Instagram Muaraduaupdate)
Intinya sih...
  • Keduanya sedang berbincang di teras rumah lalu tiba-tiba hujan
  • Korban remaja perempuan masih menjalani perawatan di rumah sakit
  • Polres OKU Selatan belum terima laporan namun sudah mengetahui kejadian tragis tersebut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ogan Komering Ulu Selatan - Sepasang remaja di Desa Gunung Cahya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menjadi korban sambaran petir saat hujan deras mengguyur pada Sabtu (10/1/2026) sekira pukul 15.00 WIB.

Identitas dua remaja tersebut yakni seorang pemuda bernama Taufik (21) dan remaja perempuan berinisial AY (17)

Akibat kejadian tersebut, Taufik tewas tak lama usai mendapat perawat medis. Sementara AY mengalami luka bakar serius akibat sambaran petir dan masih dirawat di rumah sakit.

1. Keduanya sedang berbincang di teras rumah lalu tiba-tiba hujan

Ilustrasi hujan petir.
Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala Desa Gunung Cahya, Heri Hafizah mengatakan, dari keterangan tetangga korban sebelum kejadian, kedua korban diketahui sedang duduk berbincang di teras rumah Taufik. Saat itu cuaca tiba-tiba berubah mendung, disusul hujan deras yang disertai angin kencang dan kilatan petir.

“Keduanya kemudian memutuskan masuk ke dalam rumah. Namun, saat hendak masuk, petir menyambar dan mengenai kedua korban. Sambaran petir tersebut membuat kedua korban terhempas ke lantai dan tidak sadarkan diri," ujarnya Senin (12/1/2026).

2. Korban remaja perempuan masih menjalani perawatan di rumah sakit

Ilustrasi sambaran petir.
Ilustrasi sambaran petir. (IDN Times)

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan untuk memberikan pertolongan, meski hujan masih mengguyur deras. Begitu warga sampai, keduanya sudah tergeletak di lantai.

"Warga kemudian mengevakuasi kedua korban ke rumah bidan Desa Gunung Cahya sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Muaradua. Namun, nyawa Taufik tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah mendapat penanganan medis," ucapnya.

Heri menambahkan, korban laki-laki merupakan warganya sedangkan korban perempuan berasal dari luar desa.

“Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan. Untuk korban perempuan, keluarganya sudah berada di rumah sakit dan saat ini masih dalam penanganan tim medis,” ungkapnya.

3. Polres OKU Selatan belum terima laporan namun sudah mengetahui kejadian tragis tersebut

Ilustrasi petir.
Ilustrasi petir. (IDN Times/Sukma Shakti)

Sementara itu, Kasi Humas Polres OKU Selatan, AKP Amir Hamzah membenarkan ada dua korban akibat sambaran petir pada Sabtu lalu. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan polisi terkait peristiwa tersebut

"Kejadiannya Sabtu kemarin. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sementara korban perempuan masih menjalani perawatan medis,” ujarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

BMKG: Musim Hujan di Sumsel Diprediksi Hingga April 2026

12 Jan 2026, 19:04 WIBNews