Tim Manggala Agni Daops Sumatra XV/Muba saat mencari sumber air untuk pemadaman karhutla di Muara Medak. (Dok. Manggala Agni)
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Muba, Yudi Suhendra, mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau karhutla, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Pelaporan lebih awal dinilai penting agar petugas dapat segera mengetahui lokasi kejadian dan melakukan penanganan sebelum api meluas.
"Kalau terjadi kebakaran, segera hubungi petugas pemadam kebakaran agar bisa cepat ditindaklanjuti. Laporan cepat agar bisa ditanggulangi dengan cepat," ujarnya.
Untuk layanan darurat Damkar Muba, masyarakat dapat menghubungi nomor 0714-321113 atau +62 811-7443-113.
"Kita juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran terutama permukiman padat penduduk. Selain itu, matikan seluruh perangkat elektronik jika tidak digunakan," ucapnya.
Sementara itu, laporan terkait kejadian bencana, termasuk karhutla, juga dapat disampaikan kepada Pusdalops BPBD Muba melalui nomor +62 882-6957-0335. Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, mengimbau masyarakat agar tidak menunggu api membesar untuk melapor.
"Segera laporkan kalau melihat ada titik api atau kejadian kebakaran, sehingga petugas bisa segera mengetahui dan melakukan penanganan," ujar Marko.
Informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam mengetahui adanya kejadian di lapangan, khususnya di lokasi yang sulit dipantau secara langsung.
"Saat melapor, masyarakat diharapkan memberikan informasi lokasi secara jelas, kondisi api serta akses menuju titik kebakaran. Dokumentasi berupa foto atau video juga dapat disampaikan," tegasnya.