Ada Error, Masa Pendaftaran Calon Siswa SMP di Padang Diperpanjang

- Disdikbud Padang memperpanjang masa pendaftaran SPMB SMP hingga 25 Juni 2026 karena gangguan sistem yang sempat terjadi pada hari pertama.
- Seluruh data pendaftaran hari pertama di-reset untuk memastikan akurasi, dan orang tua diminta melakukan pendaftaran ulang menggunakan akun yang sama.
- Banyak orang tua salah memilih jalur pendaftaran, sehingga Disdikbud mengimbau agar lebih teliti menyesuaikan jalur dengan kondisi dan nilai anak.
Padang, IDN Times - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang memperpanjang jadwal penerimaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Hal tersebut dilakukan lantaran adanya kendala teknis yang dialami oleh masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya di setiap SMP Negeri yang ada di Kota Bengkoang.
"Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang memohon maaf karena khusus hari pertama SPMB SMP kemarin sempat ada sedikit gangguan (error), sehingga sistem baru bisa diakses normal kemarin sekitar pukul 12.00 WIB," kata Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova.
1. Jadwal pendaftaran ditambah sehari
Yopi mengatakan, perpanjangan waktu tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dari Dapodik dan Wali Kota Padang.
"Semula penutupan dijadwalkan pada hari Rabu, 24 Juni jam 12.00 WIB. Namun, agar tidak merugikan masyarakat, waktu pendaftaran resmi kami perpanjang hingga Kamis, 25 Juni 2026 pukul 00.00 WIB " katanya.
Yopi mengatakan, permasalahan error yang terjadi dalam sistem penerimaan karena kepadatan yang terjadi dan ada sekitar 8.000 calon siswa yang tercatat sempat menginput data pada tanggal 22 Juni saat sistem mengalami kendala.
2. Lakukan riset data

Untuk memastikan akurasi data dan menghindari kesalahan input jalur akibat sistem yang trouble, Disdikbud mengambil langkah untuk mengulang (reset) seluruh data pendaftaran hari pertama tersebut.
"Bagi masyarakat yang kemarin sudah mendaftar, kami lakukan reset. Kami mengimbau orang tua untuk mendaftar kembali. Akun yang digunakan tetap sama, tinggal masuk kembali dan melakukan proses pendaftaran ulang," katanya.
Yopi menegaskan, kendala teknis dan kebijakan perpanjangan waktu serta reset data tersebut hanya berlaku untuk SPMB tingkat SMP. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), proses berjalan tepat waktu dan tetap ditutup sesuai jadwal pada tanggal 24 Juni 2026.
3. Banyak kasus salah pilih jalur

Yopi mengatakan bahwa karena permasalahan tersebut, pihaknya menemukan banyak kasus salah pilih jalur pendaftaran yang dilakukan oleh para orang tua.
"Contohnya ada orang tua yang rumahnya tepat berada di belakang sekolah (jalur domisili/zonasi), tetapi karena tergesa-gesa justru memilih jalur prestasi yang nilainya belum tentu mencukupi," katanya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada orang tua murid agar tetap tenang, tidak terlalu cemas, dan tidak terburu-buru saat melakukan pendaftaran di sistem.
"Siasati dengan baik, lihat nilai anak, lalu sesuaikan apakah lebih berpeluang masuk lewat jalur domisili, prestasi, afirmasi, atau perpindahan orang tua," katanya.
















