Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) mempersiapkan pengamanan dan kesiapan menghadapi bencana alam akibat musim hujan. Sebab, ada 12 kabupaten dan kota di Sumsel masuk dalam radar Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebagai wilayah rawan terjadi pergeseran tanah yang dapat mengakibatkan longsor.
Selain itu, beberapa wilayah juga dikhawatirkan terjadi banjir bandang karena faktor geografis yang ada.
"Semua peristiwa alam tersebut sebenarnya peristiwa alam biasa namun, jika tidak dipersiapkan dapat menjadi bencana. Maka dari itu kita lakukan upaya pemetaan daerah rawan bencana serta sosialisasi ke masyarakat," ungkap Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat membuka apel Kesiapsiagaan Terpadu Dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam di Sumsel, Senin (9/11/2020).
