Gambar Ilustrasi Bullying (pexels/mikhail-nilov)
Pihak keluarga pun tak terima dengan perundungan yang ada. Pasalnya selain mengalami benjolan di kepala, korban juga mengalami sakit pada bagian pinggang lantaran ditendang. Saat akan berangkat sekolah, korban pun mengalami ketakutan.
"Esoknya pada tanggal 28 papa kami langsung ke sekolah dan cuma diselesaikan di kantor. Setelah kejadian itu malah kami dapat kabar, mereka ngebully kawan yang lain," jelas dia.
Usaha untuk mendapat keadilan telah dilakukan pihak keluarga dengan meminta penjelasan pihak sekolah. Hanya saja, pihak sekolah terasa acuh dan tak memberikan hukuman kepada para pelaku perundungan.
"Ini cuma disuruh selesaikan masalah di sekolah, habis itu pelaku cuma disuruh mengerjakan tugas sekolah. Kok mereka (pihak sekolah) bisa sepele dengan mental anak-anak, masalahnya adik saya jadi takut setiap mau pergi skolah karena terbayang-bayang perilaku temannya," ungkap Tari.