Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Umumkan Mundur, DPD PDIP Masih Prioritas Heri Amalindo Pilgub Sumsel
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramanda Kiemas (IDN Times/Sidratul Muntaha)
  • Heri Amalindo mundur sebagai Bacagub Sumsel secara tiba-tiba, mengejutkan DPD PDIP Sumsel.
  • Giri Ramanda Kiemas membantah pengunduran Heri sebagai dinamika politik, sementara PDIP memprioritaskan kadernya sendiri untuk maju dalam Pilkada serentak.
  • Pengumuman tahap dua oleh DPP PDIP di pusat masih akan dilakukan, dan peluang Heri Amalindo masih terbuka untuk diusung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Mundurnya kader PDI Perjuangan (PDIP) Heri Amalindo sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Sumsel secara tiba-tiba turut mengejutkan DPD PDIP Sumsel.

Pasalnya, pengunduran diri itu disampaikan Heri jelang pendaftaran ke KPU sekaligus pengumuman calon yang akan diumumkan oleh PDIP pada pengumuman Calon Kepala Daerah (Cakada) tahap dua.

"Yang bersangkutan (Heri Amalindo) masih menjadi prioritas untuk maju pada Pilgub Sumsel 2024," ungkap Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda Kiemas kepada IDN Times, Jumat (16/8/2024).

1. PDIP masih tunggu keputusan DPP

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (YouTube PDIP)

Giri membantah keputusan Heri Amalindo mengumumkan pengunduran dirinya tersebut sebagai bagian dari dinamika politik, dimana PDIP tidak mendukung yang bersangkutan. Giri menyebut, partai berlogo banteng akan memprioritaskan kadernya sendiri untuk maju dalam Pilkada serentak.

"Hingga hari ini belum ada putusan dari DPP Partai (PDI Perjuangan)," jelas dia.

2. PDIP utamakan dukung kader di Pilgub

Ketua Umum PDIP Megawati Seokarnoputri (YouTube/PDIP)

Giri meminta semua pihak menunggu pengumuman tahap dua yang akan disampaikan DPP PDIP di pusat. Pada pengumuman tahap dua tersebut disinyalir PDIP akan mengumumkan siapa saja cakada yang akan mendapat restu untuk menghadapi Pilkada.

"Memang masih terbuka untuk diusung, dan masih ada (pengumuman gelombang kedua)," jelas Giri.

3. DPD PDIP terus lakukan analisa kondisi di lapangan

Heri Amalindo-Popo Ali resmi didukung PKB di Pilkada Sumsel 2024 (Dok: tim pemenang Hapal)

Giri menilai, meski tak masuk dari daftar kepala daerah diumumkan kemarin, nantinya siapapun yang akan diusung PDIP akan disampaikan usai 17 Agustus 2024 mendatang. Pilgub Sumsel masih menjadi bahan pertimbangan DPP PDIP mengkaji calon yang akan diusung

"Rencananya tahap 2 setelah 17 Agustus atau minggu depan akan diumumkan, informasi nya ada 14 kabupaten yang sudah di plenokan dan masih ada tiga yang belum," jelas Giri.

Giri menyebutkan, saat ini DPD PDIP Sumsel terus melakukan analisis situasi dan kondisi di lapangan untuk menjadi pertimbangan bagi DPP PDIP dalam menentukan sikap. Hal ini dilakukan untuk mempersempit kandidat yang akan menjadi calon yang diusung PDIP pada Pilkada 2024.

"Kami hanya menganalisa situasi dan mengerucutkan kandidat. Keputusan akhir tetap di tangan DPP PDIP," jelas Giri.

4. Pasangan Heri-Popo tinggal tunggu dukungan satu parpol

Heri Amalindo-Popo Ali resmi didukung PAN di Pilkada Sumsel 2024 (Dok: tim pemenang Hapal)

Heri Amalindo merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) masih berpeluang maju sebagai bacagub. Terlebih, dirinya dan Popo Ali telah mengantongi dukungan Parpol seperti PKB, PAN dan Hanura sebanyak 14 kursi atau kurang satu kursi tambahan dari 20 persen kursi di Parlemen Sumsel. 

PDIP memiliki 9 kursi tambahan namun belum mengeluarkan rekomendasi yang dapat menjadi jalan bagi Heri maju dalam kontestasi Pilkada serentak. Dukungan tambahan bahkan datang dari PKN yang dinilai dapat memberikan tambahan amunisi bagi kedua pasangan.

Editorial Team

Related Article