Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tim Forensik Temukan 2 Luka pada Tubuh Napi Tewas di Lapas Palembang

Tim Forensik Temukan 2 Luka pada Tubuh Napi Tewas di Lapas Palembang
Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
  • Dokter Forensik temukan bekas jeratan di leher dan kaki terpidana kasus penganiayaan yang meninggal di Lapas Palembang.
  • Hanya dua tanda mencurigakan ditemukan, namun belum dapat kesimpulan penyebab kematian. Polisi akan melakukan identifikasi forensik lebih lanjut.
  • Narapidana ditemukan tewas di toilet Lapas Merah Mata, Palembang. Pihak Lapas langsung hubungi polisi untuk evakuasi jenazah korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, Indra Nasution, mengatakan ada temuan bekas jeratan di leher dan kaki terpidana kasus penganiayaan yang meninggal di dalam Lapas Klas I Merah Mata Palembang. Jeratan tersebut menjadi penyebab korban meninggal dunia.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terlihat adanya bekas jeratan leher dan kakinya  sehingga menjadi penyebab korban meninggal dunia," ungkap Indra, Kamis (18/7/2024).

1. Tak ada tanda lain selain jeratan

ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Indra menyebutkan, pihaknya hanya menemukan dua tanda mencurigakan di tubuh korban. Namun untuk tanda-tanda lain seperti kekerasan tak ditemukan.

Meski sudah dilakukan pemeriksaan pihaknya tak dapat mengambil kesimpulan dari penyebab kematian korban. Pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian mengenai tanda-tanda yang berhasil diidentifikasi secara forensik.

"Kami belum bisa pastikan, namun tanda-tanda bunuh diri ada tapi tanda lain juga bisa," ujar dia.

2. Korban pertama kali ditemukan petugas di toilet lapas

Ilustrasi penjara
Ilustrasi penjara

Diberitakan sebelumnya, seorang narapidana kasus penganiayaan bernama Sumaryanto (33) ditemukan meninggal dunia di dalam toilet Lapas Merah Mata, Palembang. Korban ditemukan tergeletak oleh petugas tamping kebersihan, Kamis (18/7/2024) sekitar pukul 07.20 WIB.

"Kami mendapat laporan sekitar pukul 07.20 WIV dari satuan pengamanan. Satu warga binaan ditemukan tergeletak di kamar mandi hunian sudah tidak bernyawa," ungkap Kalapas Klas I Palembang Merah Mata, Veri Johannes.

3. Korban dievakuasi oleh polisi

ilustrasi penjara (freepik.com)
ilustrasi penjara (freepik.com)

Veri menjelaskan, usai memastikan kondisi korban pihak Lapas langsung menghubungi Polsek Sako untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

"Setelah memeriksa jenazah, kami mengamankan kamar hunian tersebut kemudian memanggil pihak kepolisian," jelas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More