Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Untuk mencegah dampak buruk dari varian Omicron, Pemprov Sumsel berupaya mempercepat vaksinasi di Sumsel. Gubernur Herman Deru mengakui pelaksanaan vaksin dosis kedua masih sangat rendah dibandingkan dosis pertama yang sudah di atas 90 persen
"Faktor yang mempengaruhi lambatnya vaksin kedua karena interval waktu antara dosis satu dan dosis dua sekitar enam bulan," ungkap dia.
Selain itu, masih banyak warga yang abai dan kerap lupa mengenai vaksinasi tahap kedua. Kondisi ini perlu upaya untuk mengingatkan kembali pentingnya menyelesaikan vaksin.
"Banyak keluarga yang tidak mengingatkan anggota keluarganya untuk menjalani vaksinasi dosis kedua. Sembari vaksin berjalan, kita tetap harus waspada," ujar dia.
Situasi saat ini membuat Herman Deru berencana akan menerbitkan Instruksi Gubenur kepada Bupati dan Wali Kota (Wako) di Sumsel. Isinya untuk mempercepat vaksinasi kedua dengan prioritas adalah anak dan kaum lanjut usia.