Palembang, IDN Times - Dalam dua bulan terakhir, masyarakat Palembang mengeluhkan kenaikan tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi yang melonjak hingga tiga kali lipat. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berupaya mencari solusi terbaik.
Menurut Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda atau Finda, kenaikan tunggakan yang terjadi pada bulan Mei sampai Juli akibat pengaruh masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di rumah, sehingga konsumsi air ikut meningkat.
"Ternyata setelah evaluasi, pemakaian di atas biasanya, dari pemakaian normal yang terakumulasi April hingga Juli. Melonjak karena penggunaan berlebihan akibat di rumah saja, mungkin jadi lebih sering cuci tangan dan mandi," ujarnya usai melakukan rapat bersama di Kantor Bappeda Palembang, Senin (6/7/2020).
