Sungai Komering Meluap, 93 KK Terdampak Banjir

- Intensitas hujan meningkat, aliran sungai Komering di OKUT meluap
- 93 KK terdampak, namun tidak ada korban jiwa
- Tingginya debit sungai karena kiriman air dari wilayah hulu Sungai Komering, BPBD mengimbau warga untuk berhati-hati
Palembang, IDN Times - Intensitas hujan yang meningkat menyebabkan aliran sungai Komering di Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dalam beberapa waktu terakhir. Luapan sungai Komering tersebut menyebabkan beberapa desa terendam hingga menyebabkan 93 kepala keluarga (KK) terdampak, Rabu (13/12/2023).
"Luapan ini menyebabkan anak sungai yang berada di aliran Sungai Komering. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ungkap Kasi Logistik BPBD OKU Timur, Budiansyah Efrani, Kamis (14/12/2023).
1. Sungai Komering tak mampu menampung debit air

Menurut Efrani, luapan Sungai Komering ini pula dampak dari kiriman air dari wilayah hulu Sungai Komering yang berada di wilayah Muara Dua. Pihaknya mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat musim hujan seperti sekarang.
"Tingginya debit sungai itu juga karena kiriman dari Muara Dua, sehingga l Sungai Komering menjadi tinggi dan tak mampu menampung air," jelas dia.
2. Luapan sungai diperkirakan memicu banjir meninggi

Efrani mengatakan, jika tak ada hujan maka banjir di wilayah tersebut dapat surut dalam 3-4 hari ke depan. Banjir yang terjadi saat ini telah mencapai 1,5 meter dan diperkirakan akan semakin tinggi.
"Bisa ratusan KK terdampak banjir jika hujan terjadi terus menerus," jelas dia.
3. Banyak wilayah OKU Timur rawan banjir

Sejauh ini pihak BPBD OKU Timur sedang memitigasi wilayah di pinggiran sungai OKU Timur. Sebab, banyak wilayah di OKU Timur yang masuk wilayah rawan banjir.



















