Sekolah Rakyat di Palembang Tahap Awal Hanya untuk 100 Siswa

- Sekolah rakyat untuk SMA kelas 1 akan dibuka di Palembang, direncanakan di Sentra Budi Perkasa, Jalan Sosial Km 5, Sukabangun.
- Siswa berasal dari pendataan Kemensos melalui DTKS dan PKH, dengan mekanisme penerimaan berdasarkan status sosial dan penghasilan keluarga.
- Lokasi dipilih karena fasilitas lengkap, termasuk klinik dan asrama, serta siswa ditanggung konsumsi sehari tiga kali.
Palembang, IDN Times - Sekolah rakyat yang merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan ada di Palembang. Lokasi sekolah rakyat ini, direncanakan berada di Sentra Budi Perkasa, Jalan Sosial Km 5, Sukabangun.
"Sekolah rakyat ini bakal dibuka tahap pertama hanya untuk SMA kelas 1. Dikelompokan 4 rombel (rombongan belajar) ada 100 orang dulu," kata Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Palembang, Mohammad Firmansyah, saat dikonfirmasi IDN Times melalui telepon Whatsapp, Rabu (21/5/2025).
1. Pemda hanya sebagai pelaksana program sekolah rakyat

Siswa yang akan belajar di sekolah rakyat berasal dari pendataan Kemensos sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data itu didapatkan melalui Pendamping Keluarga Harapan (PKH) atau tenaga teknis yang ditugaskan oleh Kemensos.
"Pemerintah daerah hanya sebagai pelaksana, kami mendukung segala program pemerintah pusat untuk memutus tali kemiskinan, memperbaiki pendidikan, dan mengatasi permasalahan ekonomi," jelasnya.
2. Siswa sekolah rakyat dari data DTKS

Firman menyampaikan, mekanisme sekolah rakyat baru untuk kelas satu SMA karena realisasinya harus segera. Ke depan tentu akan ada evaluasi dan penambahan kelas lainnya beserta lokasi alternatif tak hanya di Sentra Budi Perkasa Palembang.
Alasan kenapa tempat tersebut jadi lokasi sekolah rakyat, karena di sana memiliki fasilitas lengkap. Ada klinik serta ruang-ruang asrama. Sebab kata dia, saat di sekolah rakyat, semua siswa akan ditanggung konsumsi sehari tiga kali, kemudian tersedia tempat menginap seperti sekolah asrama.
"Siswa yang terdata dalan DTKS mendaftarkan diri melalui link yang disediakan. Sementara sudah 54 siswa tercatat. 46 orang lagi akan didaftarkan masuk desil kedua," jelas dia.
3. Data siswa sekolah rakyat sudah melalui persetujuan lurah

Data siswa bakal sekolah di sekolah rakyat jelas Firman, terbagi hingga 10 desil berdasarkan status sosial. Yakni kategori miskin ekstrem, miskin sekali, miskin sedang, miskin menengah dan lainnya sesuai dengan nilai penghasilan rata-rata keluarga yang tercatat oleh PKH.
"Data itu sudah disetujui juga melalui lurah setempat," katanya.
4. Calon siswa sekolah rakyat masing-masing dari 17 kecamatan di Palembang

Firman menjelaskan, data-data siswa dalam DTKS tersebut saat ini sedang proses verifikasi dan validasi. Tujuannya, agar penerima program sekolah rakyat sesuai sasaran. Proses verifikasi juga melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyesuaikan kategori kondisi status sosial dan kesetaraan kesejahteraan.
"Dari beberapa kali rapat dengan pihak sentra (Budi Perkasa) lebih kurang untuk data siswa di masing-masing 17 kecamatan sudah ada calon siswanya," jelas dia.



















