Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PUPR: Ada 42 Kawasan Rawan Banjir di Palembang
Ilustrasi banjir. (IDN Times/istimewa).
  • PUPR Palembang berupaya atasi banjir di 42 titik rawan dengan pembersihan saluran air dan sungai setiap hari.
  • Titik rawan banjir di Palembang tersebar di beberapa wilayah, seperti Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Veteran, dan wilayah lainnya.
  • PUPR melakukan pembongkaran lebih dari 300 bangunan menutupi DAS yang menyebabkan banjir, serta meminta masyarakat membersihkan saluran air di kawasan masing-masing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang terus berupaya mengatasi persoalan banjir di sejumlah kawasan rawan dengan area yang sering tergenang tersebar di 42 titik.

"Penanganan banjir setiap hari kita melakukan pembersihan di saluran-saluran air atau drainase dan sungai," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air, Irigasi dan Limbah (SDA IL), Marlina Sylvia, Jumat (11/10/2024).

1. Pemkot konsentrasi penanggulangan banjir di jalan protokol

Jembatan Ampera Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Beberapa titik rawan banjir di Palembang berada di sekitaran Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Veteran, Simpang Polda, wilayah Lemabang, Sekojo, Sekip, Plaju, Seberang Ulu dan masih ada di kawasan lainnya.

"Kami konsentrasi (pengendalian banjir) di jalan protokol dan kawasan pemukiman masyarakat, seperti Simpang Polda, dan MP Mangkunegara," kata dia.

2. Pemkot bongkar bangunan di atas DAS

Pemkot Palembang keruk anak sungai untuk cegah banjir (Dok. Kominfo Palembang)

Marlina mengatakan, PUPR saat ini dalam tahap pembongkaran bangunan menutupi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menyebabkan banjir berdasarkan laporan masyarakat, bersama instansi terkait seperti Satpol PP, camat dan lurah.

"Pembongkaran bangunan di atas DAS sampai saat ini ada lebih dari 300 bangunan, kami membantu masyarakat dari laporan adanya banjir untuk mengembalikan aliran air," jelas dia.

3. Pemkot imbau masyarakat jaga aliran air di sekitar kawasan sungai

Pemkot Palembang keruk anak sungai untuk cegah banjir (Dok. Kominfo Palembang)

PUPR bersama Pemerintah Kota (Pemkot) juga meminta masyarakat membersihkan mandiri saluran air di kawasan masing-masing, sehingga saluran pembuang bisa diatasi petugas di lapangan terutana bidang irigasi dan limbah.

"Kami mengimbau masyarakat menjaga aliran air khususnya dari lokasi genangan ke hilir atau sungai, karena bangunan di atas DAS, sampah, ataupun sedimentasi bisa memperkecil genangan," timpalnya.

Editorial Team

Related Article