Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Selidiki Tewasnya Aldelia, Siswa SD Disulut Pertalite
Foto Aldelia Rahma. Doc IDN Times
  • Kematian Aldelia Rahma (11) karena disiram pertalite oleh teman sekelasnya saat gotong royong menjadi sorotan.
  • Kepolisian Resor Kota Pariaman menduga adanya kelalaian dari pihak sekolah dan akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
  • Pihak kepolisian juga akan memanggil sekolah dan anak yang melakukan penyiraman Pertalite untuk dimintai keterangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Kematian tragis Aldelia Rahma (11), siswi SDN 10 Durian Jantung, Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), karena disiram pertalite oleh teman sekelasnya saat gotong royong terus menjadi sorotan.

Kepolisian Resor Kota Pariaman mulai menyelidiki kasus ini dan menemukan potensi kelalaian dari pihak sekolah. Penyelidikan dilakukan usai pihak keluarga korban membuat laporan.

"Kami menduga ada kelalaian dari pihak sekolah karena kurangnya pengawasan terhadap murid-murid saat kegiatan gotong royong. Kami akan selidiki lebih lanjut dan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, Iptu Rinto Alwi, Sabtu (25/5/2024).

1. Sebut kurangnya pengawasan

Foto Aldelia Rahma. Doc IDN Times

Iptu Rinto Alwi bilang, dugaan kelalaian pada kasus ini muncul setelah menilai kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh para guru saat kegiatan gotong-royong.

Dalam minggu depan kata Rinto, pihaknya berencana memanggil sekolah dan anak yang melakukan penyiraman Pertalite untuk dimintai keterangan.

"Keluarga korban juga telah dimintai keterangan sebelumnya," ujar Rinto.

2. Akan tindak tegas pihak bertanggung jawab

homecare24.id

Rinto mengungkapkan pihaknya sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan menindak tegas jika terbukti ada kelalaian dari pihak sekolah. Ia juga menambahkan bahwa anak pelaku penyiraman pertalite memang dikenal nakal.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami akan mendalami semua informasi dan bukti yang ada," katanya.

3. Tak mendapatkan perawatan maksimal

Foto Aldelia Rahma. Doc IDN Times

Kakak sepupu korban, Madona bilang, pasca kejadian itu korban dilarikan ke puskesmas terdekat lalu di rujuk ke RSUD Lubuk Basung, Agam dan selanjutnya di rujuk lagi ke RSUP M Djamil Padang.

Di RSUP M Djamil Padang kata Madona, adi sepupunya itu dirawat 35 hari lamanya. Namun, masih dalam perawatan intensif, pihak RSUP M Djamil memutuskan Aldelia sudah pulang dan menjalani rawat jalan.

"Di saat perawatan di rumah inilah, kondisi Aldelia kian menurun hingga mengalami gizi buruk. Saya kaget. Kok sudah pulang tanya saya ke kakaknya. Alasan rumah sakit sudah sembuh. Saya lihat (luka bakarnya) sembuh apanya. Kok bisa dipulangkan? Berani sekali memulangkan pasien dengan luka masih parah ini,” tutup Madona.

Editorial Team

EditorAndri NH

Related Article