Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pelaku Duel Maut di Gandus Ditangkap, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Pelaku Duel Maut di Gandus Ditangkap, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono (IDN Tiimes/Rangga Erfizal)
Intinya Sih

  • Pelaku masih dalam pemeriksaan

  • Korban dan pelaku diketahui saling kenal

  • Pelaku diduga pecatan anggota TNI yang terlibat selisih paham dengan korban

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Tim Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap pelaku berinisial B yang membunuh Angga Saputra (34) warga Pangeran Ing Sido Lautan, 36 Ilir, Gandus, Palembang. Pelaku diduga merupakan pecatan anggota TNI yang terlibat selisih paham dengan korban, Selasa (1/7/2025).

"Rumornya begitu (Pecatan TNI), nanti akan kami pastikan lagi identitasnya," ungkap Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Jumat (4/7/2025).

1. Pelaku masih dalam pemeriksaan

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Haryyo mengungkapkan, pelaku ditangkap setelah beberapa waktu buron usai membunuh korban. Pihak kepolisian masih mendalami motif yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut yang diduga terjadi akibat permasalahan pribadi.

"Pelaku duel maut di Lorong Cek Latah sudah ditangkap oleh anggota kita. Untuk motifnya akan segera kita sampaikan secepatnya," jelas dia.

2. Korban dan pelaku diketahui saling kenal

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat
Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat

Diberitakan sebelumnya, duel maut yang terjadi di bawah rumah panggung di kawasan 36 Ilir Palembang menggegerkan masyarakat setempat. Seorang pria bernama Angga Saputra tewas bersimbah darah usai terlibat duel dengan rekannya berinisial B. Adik korban bernama Anggun (25) mengaku kaget saat pertama kali mendengar kabar kakaknya tewas dalam pertikaian tersebut. Pasalnya, pelaku dan korban sama-sama saling kenal sejak lama.

"Saya dapat informasi dari keluarga dan langsung mengecek ke klinik tempat kakak saya dibawa. Kata keluarga yang menyaksikan kejadian, kakak saya ditusuk tiga kali," ungkap Anggun, Selasa (2/7/2025).

3. Pelaku dan korban kenalan lama

Ilustrasi Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang (Dok: ist)
Ilustrasi Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang (Dok: ist)

Anggun menjelaskan, bahwa jenazah kakaknya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani autopsi. Usai kejadian, warga dan pihak keluarga yang menyaksikan kejadian langsung berusaha menolong dengan membawa korban ke RS, namun nahas nyawanya tak tertolong.

"Pelakunya B memang sudah lama saling kenal katanya mantan anggota TNI," jelas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More