Palembang, IDN Times - Kualitas udara di Palembang kembali memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kembali meningkat dan berstatus berbahaya di angka 313 mikro gram per meter kubik. Angka ISPU naik bertahap sejak tengah malam. Penyebabnya diduga akibat karhutla di wilayah Palem Raya, Jungkal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan sekitarnya.
"Benar (kualitas udara berbahaya atau hitam)," ungkap Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, Sabtu (28/10/2023).
