Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Oknum Asisten Guru di Palembang Ditipu PSK Online, Sudah DP Rp6,4 Juta
ilustrasi (pexels.com/Kaboompics .com)

Palembang, IDN Times - Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) menipu oknum guru sebuah sekolah swasta di Palembang. Korban bernama JP (22) yang ingin menggunakan jasa PSK online, malah apes setelah yang ditunggu tak kunjung datang.

"Saya kenalan lewat WeChat dengan perempuan bernama Maria Ulfa. Niatnya mau ajak berkencan tapi dia gak datang," ujar JP saat melapor ke Sentra Pelayanan kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Kamis (9/4).  

1. Korban bayar DP beberapa kali kepada pelaku

ilustrasi (pexels.com/Kaboompics .com)

Dari penuturan korban JP, diketahui dirinya telah melakukan pembayaran beberapa kali untuk mendapat jasa yang ditawarkan pelaku. Pertama kali, Down Payment (DP) ditransfer sebesar Rp100 ribu.

"Saya langsung ke ATM di Jalan Kolonel Atmo Palembang dan mentrasfer ke rekeningnya pelaku," ujar JP.

Namun keduanya tidak langsung bertemu. Pelaku meminta korban menghubungi Dara Mutia yang disebut sebagai Mami. Hanya saja si mami baru mengizinkan pelaku pergi jika korban melunasi pembayaran jasa.

"Setelah itu saya transfer tiga kali. Sebesar Rp525 ribu ke Dara Mutia, lalu pelunasan jasa Maria Ulfa Rp900 ribu dan terakhir tanda jadi Rp400 ribu," jelas dia.

2. Korban diminta tanggung sewa kamar di hotel berbintang

mindlessmagazine.com

Setelah biaya jasa dibayar lunas, lagi-lagi korban diminta membayar sewa kamar di hotel berbintang sebesar Rp4.475.000. JP membayarnya lewat dua kali transfer ke pelaku, sehingga total uang yang dikeluarkan mencapai Rp6,4 juta.

"Semua sudah saya transfer tapi Maria Ulfa tidak bisa ditelepon lagi. Saya berharap polisi segera menangkap mereka," pintanya.

3. Polisi akan tindaklanjuti laporan korban

Google images

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri memastikan laporan penipuan yang dialami korban JP. Saat ini berkas sudah diterima aparat dan diserahkan ke unit Reserse Kriminal. "Laporan sudah kami terima dan nanti ditindaklanjuti," tutup dia.

Editorial Team

Related Article